Taliban Cegah Warga Afghanistan ke Bandara, Dokter dan Akademisi Dilarang Tinggalkan Negara
Dunia

Warga Afghanistan yang menuju ke bandara akan dicegat oleh Taliban, sedangkan orang asing masih diizinkan lewat. Hal ini dilakukan demi mencegah kerumunan besar terbentuk.

WowKeren - Taliban tidak akan lagi membiarkan warga Afghanistan ke Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul. Namun Taliban masih mengizinkan orang asing untuk pergi ke Bandara Ibu Kota Afghanistan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh salah satu juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, pada Selasa (24/8). Mujahid menyinggung situasi kacau di bandara dan mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) terus mengundang orang ke bandara untuk naik penerbangan evakuasi.

"Kami tidak mengizinkan evakuasi warga Afghanistan lagi, dan kami juga tidak senang dengan hal itu," tutur Mujahid.

Warga Afghanistan yang menuju ke bandara akan dicegat oleh Taliban, sedangkan orang asing masih diizinkan lewat. Hal ini dilakukan demi mencegah kerumunan besar terbentuk.

Lebih lanjut, Mujahid juga menambahkan bahwa Afghanistan masih membutuhkan masyarakatnya yang berbakat. Ia meminta agar para dokter dan akademisi tidak pergi ke luar negeri.


"(Mereka) tidak boleh meninggalkan negara ini, mereka harus bekerja di bidang spesialis mereka sendiri. Mereka tidak boleh pergi ke negara lain, ke negara-negara Barat itu," tegas Mujahid.

Mujahid mengklaim bahwa keselamatan orang-orang Afghanistan di bandara akan terjamin apabila mereka pulang ke kediaman masing-masing.

Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden mengurungkan niatnya untuk memperpanjang deadline evakuasi warga dari Afghanistan. Biden memutuskan masa evakuasi akan berakhir per 31 Agustus 2021 mendatang, namun tak menampik wacana memperpanjang masa evakuasi apabila Taliban memberi izin setelah tanggal 31 Agustus.

Desakan untuk memperpanjang masa evakuasi mengemuka menyusul kekhawatiran Taliban akan menutup rapat Afghanistan dari internasional selepas tanggal 31 Agustus 2021. Meski demikian, pemerintahan Biden optimis bisa menyelesaikan misi mengevakuasi semua pasukan AS dengan aman sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dengan sisa hari yang ada, kami yakin kami bisa mengeluarkan warga Amerika yang ingin meninggalkan Kabul," kata Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan. Kata kuncinya di sini adalah mengevakuasi warga AS, sesuai dengan sikap Taliban yang menolak warga Afghanistan untuk meninggalkan negaranya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait