Bos AirAsia Dihujat Pamer Mobil Tesla, Publik Ingatkan Soal Refund Tiket
Instagram/airasiasuperapp
Dunia

Awalnya, postingan bos AirAsia itu seakan-akan mengajak orang-orang untuk beralih menggunakan mobil listrik. Namun postingan itu telah diedit sedemikian rupa.

WowKeren - Kampanye untuk mengajak orang-orang agar beralih dari mobil ber-BBM ke mobil listrik kian bergema. Mendorong orang-orang untuk beralih ke mobil listrik adalah salah satu upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Tesla adalah salah satu merek yang turut mengeluarkan produk mobil elektrik. Chief Executive Officer Grup AirAsia Tony Fernandes pun berbagi di akun media sosialnya tentang mobil listrik ini.

Melalui akun Instagram-nya pada 31 Agustus, ia memposting selfie yang diambil di depan Tesla model Y berwarna putih. Pada saat diunggah, postingan tersebut mengumpulkan 17.142 Likes.

Namun tampaknya, postingan itu menuai kecaman dari publik. Awalnya, postingan itu seakan-akan mengajak orang-orang untuk beralih menggunakan mobil listrik. Namun melansir Mothership, postingan itu telah diedit sedemikian rupa.

"Hari kemerdekaan. Going Green. Tidak ada lagi bensin. Listrik hilang. Model Tesla Y. Aku Menyukainya," bunyi postingan itu sebelum diubah menurut Mothership.


Namun saat dilihat pada 2 hari berikutnya, caption unggahan itu sudah berubah. Ia menambahkan bahwa mobil tersebut hanyalah mobil sewaan.

"Hari kemerdekaan. Going green. Tidak ada lagi bensin. Listrik hilang. Menyewa Tesla model Y. Aku Menyukainya," untuk mengklarifikasi (atau menekankan) bahwa Fernandes menyewa, bukan memilikinya secara pribadi.

Pengeditan caption tersebut dilakukan setelah postingan tersebut menuai kritik dari pengguna IG, yang mengira dia memamerkan mobil barunya. Publik mengingatkan Fernandes soal dana pengembalian tiket.

"Semoga semua pengembalian dana AirAsia berhasil dibayarkan," kata salah seorang warganet. "Karyawan dengan gaji yang dipotong bos bersenang-senang hmm dan dia adalah ikon."

Pada awal pandemi, Fernandes mengatakan bahwa maskapai itu akan mempertahankan stafnya, meskipun dengan pemotongan gaji 15 hingga 75 persen tergantung pada senioritas mereka. Fernandes menambahkan bahwa dia tidak akan menerima gaji apa pun selama periode ini.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait