Selain buron kasus pembunuhan, tersangka kasus penipuan, pencurian, dan kejahatan lainnya juga telah berhasil ditangkap di berbagai bagian Tiongkok berkat testing COVID-19.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 03 September 2021 - 10:50 WIB
WowKeren - Buronan dan tersangka pembunuhan dalam kasus-kasus dingin di Tiongkok berhasil ditangkap berkat program testing COVID-19 secara menyeluruh bagi semua penduduk. Beberapa tersangka bahkan telah menjadi buronan selama lebih dari dua dekade.
Salah satunya adalah seorang pria yang ditangkap di daerah Shayang yang merupakan bagian dari Jingmen, Provinsi Hubei, pada 9 Agustus 2021 lalu. Pria tersebut masuk dalam daftar pencarian orang karena diduga telah membunuh istrinya sendiri pada tahun 1999 silam.
Menurut media Tiongkok, pemerintah daerah memang tengah melakukan tes PCR kepada seluruh penduduk usai infeksi COVID-19 ditemukan di Jingmen pada awal bulan. Petugas polisi dan petugas kebersihan mereka pun memberitahu warga mengenai pengujian tersebut secara door-to-door.
Seorang pria di kompleks perumahan lantas dibawa ke kantor polisi karena tidak mau menunjukkan identitasnya. Setelah itu, identitas pria tersebut sebagai seorang buronan pun baru terungkap. Ia disebut pindah dari tempat persembunyian di luar provinsi Hubei ke Shayang pada awal Agustus.
Sementara itu, seorang pria di daerah Shenyang, Provinsi Liaoning, menolak menunjukkan kartu identitas kala menjalani tes COVID-19 wajib. Setelah dilaporkan ke polisi, baru diketahui bahwa pria tersebut masuk dalam daftar buronan atas pembunuhan seorang teman sekelasnya di provinsi Jilin 21 tahun lalu.
Selain itu, seorang pria tersangka kasus pembunuhan di sebuah desa juga berhasil ditangkap di Prefektur Otonomi Kazakh Ili, bagian dari Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, pada bulan Maret lalu. Pria yang telah menjadi buronan selama 23 tahun tersebut akhirnya berhasil ditangkap usai kartu identitasnya diperiksa untuk tes PCR.
Selain buron kasus pembunuhan, tersangka kasus penipuan, pencurian, dan kejahatan lainnya juga telah berhasil ditangkap di berbagai bagian Tiongkok berkat testing COVID-19.
Di sisi lain, Tiongkok Daratan melaporkan 28 kasus COVID-19 baru pada Kamis (2/9), seluruh kasus berasal dari luar negeri. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Tiongkok Daratan kini telah mencapai angka 94.954, dengan angka kematian mencapai 4.636.
(wk/Bert)