Buntut Kasus Scarlett Johansson, Disney Cari Cara Rombak Kesepakatan Kontrak dengan Pemeran
Film

CEO Disney Bob Chapek mengatakan bahwa pihak perusahaan melakukan penyetelan ulang terkait kesepakatan kontrak terhadap bakat akting sehubungan dengan gugatan Scarlett Johansson.

WowKeren - CEO Disney Bob Chapek pada hari Selasa (21/9) mengungkapkan bahwa perusahaan secara aktif mencari cara untuk mengubah kontrak dengan bakat akting. Langkah ini merupakan buntut dari gugatan yang diajukan oleh Scarlett Johansson dan tim hukumnya atas kinerja box office "Black Widow".

CEO Disney membuat komentarnya di "Communacopia Conference" yang diselenggarakan oleh Goldman Sachs. Ia mengatakan bahwa pihak perusahaan telah melakukan penyetelan ulang terkait kesepakatan kontrak yang dibuat dengan pemeran.

"Kami memiliki kesepakatan yang dibuat di bawah serangkaian kondisi tertentu yang benar-benar menghasilkan film yang dirilis dalam set yang sama sekali berbeda," kata Chapek. "Jadi ada sedikit penyetelan ulang yang terjadi saat ini dan pada akhirnya kami akan memikirkannya saat kami melakukan penawaran bakat masa depan kami dan merencanakan untuk itu dan memastikan bahwa itu dimasukkan."


"Tapi saat ini, kami berada posisi tengah di mana kami mencoba melakukan yang benar dengan pemeran atau bintang kami," lanjut Chapek. "Saya pikir talenta mencoba melakukan yang benar dengan kami, dan kami hanya mencari cara untuk menjembatani kesenjangan."

Chapek tidak secara khusus menyatakan masalah hukum yang sedang berlangsung dengan Johansson, tetapi menyebutkan kesepakatan yang ditandatangani sebelum pandemi yang pada akhirnya harus diubah karena status industri pameran. Karena pandemi yang sedang berlangsung, House of Mouse disebut sedang berupaya merestrukturisasi kontrak bakat di mana pun mereka bisa.

Baik Disney maupun tim hukum Johansson tidak tinggal diam mengenai gugatan tersebut. Pihak Johansson menilai studio tersebut misoginis. "Setelah awalnya menanggapi litigasi ini dengan serangan misoginis terhadap Scarlett Johansson, Disney sekarang, dapat diduga, berusaha menyembunyikan kesalahannya dalam arbitrase rahasia," kata John Berlinski, pengacara Johansson, pada Agustus lalu.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts