Pengadilan akhirnya menghapus nama James Parnell Spears sebagai wali konservatori Britney Spears. Yang mana, Britney telah hidup di bawah pengawasan sang ayah selama 13 tahun.
- Sisilia Rizky Azalea
- Kamis, 30 September 2021 - 09:38 WIB
WowKeren - Penyanyi Amerika Britney Spears kini dapat bernapas dengan lega. Pasalnya, pengadilan secara resmi telah menghapus nama ayah Britney, James Parnell Spears, dari hak konservatorinya.
Yang mana, Britney tak perlu lagi hidup dengan pengawasan sang ayah. Seperti yang diketahui, selama 13 tahun lamanya, Britney harus hidup dengan persetujuan sang ayah atas semua kehendak dan keputusannya.
Itu mengapa, Britney mengaku sangat tersiksa atas hak konservatori yang dipegang sang ayah. Para rekan selebriti pun sontak memberikan dukungan kepada Britney yang ingin terbebas dari hak konservatori sang ayah.
Perjuangan Britney kini telah membuahkan hasil. Hakim kasus Britney yakni Brenda Penny secara resmi telah mencopot Jamie Spears dari konservatori sang putri.
Yang mana, untuk sementara waktu, keuangan Britney akan dipantau John Zabel seorang akuntan bersertifikat. Sebelumnya, Britney sendiri lah yang mencalonkan John Zabel sebagai pengganti penanggung jawab konservatorinya.
Pengadilan kemudian merencanakan akan menggelar sidang kembali pada 12 November 2021 mendatang. Dalam sidang tersebut akan diagendakan pembacaan keputusan apakah hak konservatori Britney sepenuhnya akan dihapus.
Bila hal itu terjadi, maka Britney diberi kebebasan untuk mengatur semua urusan pribadi, kesepakatan bisnis, dan kekayaannya seorang diri. Kendati demikian, Britney kini merasa lega dan bahagia karena sang ayah sudah tidak lagi mencampuri hak konservatorinya.
"Britney Spears layak bangun besok tanpa ayahnya sebagai konservatornya," ujar pengacaranya, Mathew Rosengart saat berargumen di pengadilan pada hari Rabu (29/9).
Meski sudah dihapus, Britney dan timnya berencana untuk menuntut James Spears bila terbukti ada penyalahgunaan kekayaan selama konservatori berlangsung. Seperti yang diketahui, James lah yang mengatur semua keuangan Britney selama menjadi wali konservatori.
"Saya percaya pada file-file itu kita akan menemukan bukti korupsinya dan lebih buruk lagi," tambah Mathew.
Yang mana, konsekuensi yang bakal diterima James semakin berat bila terbukti melakukan suap atau korupsi. Sepertinya, Britney benar-benar tak ingin berdamai dengan sang ayah meski sudah bersedia mundur secara sukarela dari wali konservatorinya.
"Dan konsekuensinya akan lebih parah dari sekadar litigasi perdata terhadap Tuan Spears berdasarkan pemahaman saya saat ini tentang apa yang terjadi di sini," pungkas Mathew.
(wk/Sisi)