Tabrak Gunung Laut di Kawasan LCS, Komandan Kapal Selam AS Dipecat
U.S. Navy/Thiep Van Nguyen II
Dunia

Insiden yang terjadi pada 2 Oktober lalu itu menyebabkan 11 pelaut terluka, ketika kapal selam USS Connecticut bertabrakan dengan gunung bawah laut di Laut Tiongkok Selatan.

WowKeren - Angkatan Laut Amerika Serikat telah memecat para pemimpin USS Connecticut setelah kapal selam itu menabrak gunung bawah laut di Laut Tiongkok Selatan. Pengumuman ini disampaikan oleh pihak militer AS pada Kamis (4/11).

Armada ke-7 AS yang berbasis di Jepang mengumumkan bahwa tiga orang petinggi yakni Komandan Cameron Aljilani, komandan kedua, Letnan Komandan Patrick Cashin, dan kepala kapal Master Chief Sonar Technician Cory Rodgers dipecat setelah insiden itu. Wakil Laksamana Karl Thomas, komandan Armada ke-7, meninjau penyelidikan pada hari Kamis dan membuat keputusan untuk memberhentikan kepemimpinan.

"Thomas menyebutkan bahwa penilaian yang baik, pengambilan keputusan yang hati-hati dan kepatuhan terhadap prosedur yang diperlukan dalam perencanaan navigasi, pelaksanaan tim pengawas dan manajemen risiko seharusnya dapat mencegah insiden tersebut," kata sebuah pernyataan oleh Armada ke-7.

Insiden yang terjadi pada 2 Oktober lalu itu menyebabkan 11 pelaut terluka, ketika kapal selam USS Connecticut bertabrakan dengan gunung bawah laut. Pihak Angkatan Laut mengatakan bahwa mereka memang tidak secara terbuka melaporkan insiden itu hingga 7 Oktober untuk bisa menjaga keamanan operasional.


Laporan yang dirilis pada Kamis tidak menyebutkan rincian lebih lanjut mengenai siapa yang bertanggung jawab karena telah gagal mencegah kecelakaan itu terjadi. Sementara itu, kapal yang dibangun pada tahun 1997 tersebut pada akhirnya akan dikirim ke Bremerton, Washington, untuk diperbaiki.

Menurut laporan, insiden tabrakan itu tidak menyebabkan kerusakan pada pembangkit nuklir namun telah menyebabkan kerusakan pada bagian tangki pemberat kapal selam. USS Connecticut yang merupakan kapal selam serang cepat kelas Seawolf USS Connecticut (SSN 22) tengah mengangkut 140 awak, termasuk 14 perwira pada saat insiden itu terjadi.

Sementara itu, Aljilani akan digantikan oleh seorang komandan sementara. Sebagaimana diketahui, Angkatan Laut AS memang secara teratur melakukan operasi di wilayah tersebut untuk menantang klaim teritorial yang disengketakan Tiongkok.

Pada laporan sebelumnya, Angkatan Laut AS hanya mengatakan bahwa kapal selam itu menabrak "objek" saat berada di bawah kawasan perairan itu. Namun mereka tidak menyebut secara pasti apa yang ditabraknya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait