Hubungan diplomatik antara AS dan Tiongkok belakangan ini diketahui sedikit 'memanas'. Di tengah segala isu yang beredar, kedua pemimpin negara tersebut akan menggelar pertemuan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Rabu, 10 November 2021 - 12:28 WIB
WowKeren - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Pemimpin Tiongkok Xi Jinping disebut akan mengadakan pertemuan secara virtual pada pekan depan. Hal ini diungkapkan oleh salah satu sumber kepada Reuters.
Akan tetapi, saat disinggung mengenai pertemuan Biden dan Xi Jinping, Juru Bicara (Jubir) Gedung Putih dan Kedutaan Besar Tiongkok di Washington enggan untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Selain itu, pertukaran diplomatik AS yang agresif dengan Tiongkok pada awal pemerintahan Biden membuat para sekutu bingung.
Kemudian, para pejabat AS percaya bahwa keterlibatan langsung dengan Xi Jinping itu merupakan cara terbaik untuk mencegah hubungan antara dua ekonomi terbesar di dunia dari spiral menuju konflik. Pada prinsipnya, kedua belah pihak telah mengatakan bahwa mereka mencapai kesepakatan untuk mengadakan pertemuan virtual antara Biden dengan Xi Jinping sebelum akhir tahun, setelah pembicaraan di kota Zurich, Swiss, bulan lalu.
Adapun pembicaraan di Swiss itu dilakukan antara penasehat keamanan nasional AS, Jake Sullivan dengan diplomat top Tiongkok, Yang Jiechi. Sementara itu, salah seorang sumber mengatakan kepada Reuters pada bulan lalu, bahwa mengingat pembatasan COVID-19 domestik Tiongkok, dan keengganan Xi Jinping untuk bepergian, maka Washington mengajukan untuk melakukan panggilan konferensi video pada November.
Sementara itu, Wakil Sekretaris pers Gedung Putih, Karine Jean Pierre saat ditanya mengenai tentang waktu pertemuan virtual antara Biden dan Xi Jinping itu, ia menegaskan kembali ada kesepakatan prinsip bagi keduanya untuk mengadakannya sebelum akhir tahun 2021. Menurutnya, saat ini masih berdiskusi tingkat kerja sedang dilakukan untuk mengkonfirmasi rincian, tetapi menolak untuk mencawarkan secara spesifik.
Di sisi lain, ada yang menyebut bahwa pertemuan itu nantinya untuk membahas mengenai asal usul pandemi COVID-19 hingga perluasan persenjataan nuklir Tiongkok. Akan tetapi, sejauh ini, tim Biden menetapkan harapan yang rendah untuk hasil tertentu.
Seorang Jubir Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menyampaikan bahwa pertemuan yang direncanakan itu merupakan bagian dari upaya AS untuk secara bertanggung jawab mengelola persaingan dengan Tiongkok dan bukan tentang mencari hasil tertentu.
(wk/tiar)