Di masing-masing negara tentunya juga memiliki benda-benda peninggalan zaman dahulu. Seperti yang ada di Israel, baru-baru ini ditemukan sebuah cincin kuno.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Rabu, 10 November 2021 - 12:55 WIB
WowKeren - Para arkeolog Israel baru-baru ini menemukan sebuah benda kuno yakni sebuah cincin. Adapun cincin kuo tersebut ditemukan di reruntuhan pabrik anggur kuno.
Melansir UPI, Otoritas Barang Antik Israel mengatakan bahwa cincin emas dengan permata semimulia ungu yang kemungkinan merupakan batu kecubung itu diyakini kemungkinan digunakan untuk mencegah atau sebagai penangkal mabuk. Sementara orang-orang di wilayah tersebut mempercayai bahwa batu kecubung adalah batu ke-12 di dasar Yerusalem Baru, dan orang Yunani kuno percaya cincin tersebut untuk menangkan efek anggur.
"Banyak manfaat yang melekat pada permata ini, termasuk pencegahan efek samping minum, mabuk," tutur perwakilan IAA, Amir Golan dalam sebuah pernyataan, Rabu (10/11).
Amir mengatakan bahwa para arkeolog menemukan cincin itu di Yavne, Israel, dengan ukuran yang berasal dari era Bizantium antara abad ke-3 dan abad ke-7. Sementara itu, The Anggur dianggap terbesar dikenal di dunia Bizantium dan bagian mana cincin itu ditemukan tanggal untuk sekitar abad ke-7.
"Cincin emas bertatahkan batu kecubung dikenal di dunia Romawi, dan ada kemungkinan bahwa temuan cincin itu milik para elit yang tinggal di kota itu pada awal abad ke-3 M," imbuh Amir.
Amir menyampaikan bahwa pihak berwenang menyebut cincin tersebut kemungkinan milik orang kaya dan mereka memakai cincin tersebut untuk menangkal mabuk atau sebagai simbol status. Di sisi lain, para ahli mengatakan bahwa kilang anggur itu dikenal sebagai pembotolan anggur putih yang dikenal dengan sebutan anggur Gaza dan kemungkinan pada kala itu, menghasilkan lebih dari 500 ribu galon per tahun.
Sebelumnya, para arkeolog juga sempat menemukan toilet pribadi yang langka di tempat yang dulunya diketahui merupakan bagian dari rumah kerajaan di Yerusalem. Hal ini diumumkan oleh pejabat Israel.
Pada saat itu, para pekerja menemukan kamar mandi yang kemungkinan berusia 2.700 tahun dari periode kuil pertama saat menggali di lingkungan Armon Hanatziv untuk pembanginan pusat wisata baru. Bangunan toilet ini disebut sangat langka selama periode tersebut.
(wk/tiar)