Kasus penipuan berkedok CPNS yang dilakukan putri Nia Daniati masih terus bergulir. Kini tuduhan baru datang kepada Olivia Nathania yang disebut mencatut nama Anies Baswedan untuk mengiming-imingi korban.
- Intan Maharani
- Kamis, 11 November 2021 - 00:01 WIB
WowKeren - Kasus dugaan penipuan yang dilakukan putri Nia Daniati, Olivia Nathania masih terus bergulir. Memasuki babak baru, muncul tuduhan bahwa Olivia telah mencatut video Gubernud DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hal itu diungkapkan Odie Hudiyanto selaku kuasa hukum korban Olvia Nathania. Melansir Suara.com Odie menyebutkan putri penyanyi senior itu menggunakan video Anies Baswedan untuk mengiming-imingi para korban.
"Artinya bahwa Pak Anies ketika itu diambil videonya dan ditunjukkan pada para peserta korban CPNS bodong," ujar Odie Hudiyanto ketika dijumpai di Polda Metro Jaya pada Rabu (10/11).
Selain itu, muncul dugaan Olivia Nathania mengelabui korban agar bisa mendapatkan posisi PNS di Pemprov DKI Jakarta. Sehingga korban menjadi lebih teryakinkan untuk mengikuti les yang diadakan putri tiri Farhat Abbas tersebut.
"Ya, seolah-olah dan sebetulnya juga ada yang diajak oleh Oi (Olivia Nathania) ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah) di balai kota," lanjut Odie Hudiyanto.
Berikutnya, Odie menuding Olivia Nathania memanfaatkan momen PPKM untuk melancarkan aksinya. Sementara korban tidak diperkenankan datang ke Balai Kota untuk menanyakan apakah benar ada pembukaan lowongan PNS di lingkup Pemprov DKI Jakarta.
"Dia cari momen di mana waktu itu ada peristiwa PPKM, sehingga ketika ke sana, posisinya adalah sedang tutup," terang kuasa hukum korban.
Sementara itu, Olivia Nathania telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan uang, penipuan, dan pemalsuan surat pada September lalu. Kasus penipuan itu diduga telah merugikan 225 orang yang menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 9,7 miliar.
Di sisi lain, Olivia Nathania telah menyanggah tuduhan tersebut. Malahan, ia menuduh terduga korban Agustin sebagai otak di balik perekrutan CPNS tersebut.
(wk/inta)