Tewaskan 1 Orang, Ledakan di Depan RS Liverpool Diklaim Aksi Teroris
Dunia

Sebuah taksi meledak di luar Rumah Sakit Wanita Liverpool pada Minggu (14/11) pukul 10.59 pagi. Polisi kemudian mengkonfirmasi bahwa seorang penumpang laki-laki dinyatakan tewas di tempat kejadian.

WowKeren - Pihak kepolisian Inggris menyatakan insiden ledakan di depan sebuah rumah sakit di Liverpool pada Minggu (14/11) merupakan aksi teroris. Ledakan yang menewaskan satu orang tersebut disebabkan oleh peledak rakitan, namun motifnya masih belum jelas.

Sebuah taksi meledak di luar Rumah Sakit Wanita Liverpool pada Minggu pukul 10.59 pagi, bertepatan dengan momen Remembrance Sunday. Polisi kemudian mengkonfirmasi bahwa seorang penumpang laki-laki dinyatakan tewas di tempat kejadian.

Menurut Russ Jackson selaku Kepala Kepolisian Kontraterorisme di Inggris barat laut, ledakan di Rumah Sakit Wanita Liverpool disebabkan oleh alat peledak yang dinyalakan oleh penumpang taksi tersebut. Untungnya, sopir taksi tersebut berhasil kabur dan hanya dilaporkan mengalami luka-luka.

"Penyelidikan sekarang akan terus berusaha untuk memahami bagaimana perangkat itu dibuat, motivasi insiden itu dan untuk memahami apakah ada orang lain yang terlibat di dalamnya," papar Jackson.

Sementara itu, tiga orang pria berusia 20-an telah ditangkap polisi di bawah UU Terorisme pada hari Minggu, dan satu orang lagi ditangkap pada Senin (15/11). Keempatnya diyakini polisi sebagai "rekan" penumpang taksi yang tewas tersebut.


Jackson lantas memaparkan kronologi insiden ledakan tersebut. Menurutnya, pada hari Minggu sesaat sebelum jam 11 pagi, sopir taksi mengangkut seorang penumpang di Rutland Avenue, Liverpool.

Penumpang tersebut meminta untuk dibawa ke rumah sakit Wanita Liverpool yang hanya berjarak sekitar 10 menit. Saat taksi mendekati titik drop-off di rumah sakit, sebuah ledakan terjadi dari dalam mobil. Taksi pun dengan cepat dilalap api.

Sang sopri berhasil melarikan diri dari taksi dan telah dirawat karena luka yang dideritanya. Ia juga telah dipulangkan dari rumah sakit.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pun memuji sopir taksi dalam insiden ledakan tersebut. Johnson memastikan bahwa penyelidikan terkait insiden ini masih terus berlangsung.

"Sepertinya sopir taksi yang bersangkutan memang berperilaku dengan pikiran dan keberanian yang luar biasa," ujar Johnson. "Tapi saya harus mengatakan ini adalah sesuatu yang merupakan penyelidikan yang sedang berlangsung. Saya pikir terlalu dini untuk mengatakan lebih dari itu."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait