Amazon India Dipakai Selundupkan Ganja, Polisi Selidiki Para Petinggi Perusahaan
Dunia

Polisi mengatakan bahwa pihak berwenang telah mengirimkan tim ke kantor mereka. Namun sayangnya, pihak perusahaan seolah tak memiliki itikad baik untuk bekerja sama

WowKeren - Polisi di negara bagian Madhya Pradesh India tengah mengatakan mereka telah mengajukan tuntutan terhadap eksekutif Amazon India. Hal ini terkait dugaan penggunaan pasar e-commerce perusahaan untuk menyelundupkan ganja.

The Times of India melaporkan tuduhan tersebut adalah yang terbaru dalam penyelidikan yang sedang berlangsung oleh polisi Madhya Pradesh atas dugaan penyelundupan yang mengakibatkan sejumlah penangkapan. Polisi telah menemukan ketidakkonsistenan dalam tanggapan dari Amazon India.

Selain itu, para pejabat mengeluh bahwa perusahaan tersebut tidak kooperatif dalam penyelidikan. Manoj Singh, seorang pejabat polisi setempat, mengatakan kepada surat kabar itu bahwa perusahaan telah mendapatkan penghasilan besar dari negara itu sehingga sudah seharusnya mereka memiliki kewajiban sosial terhadap warganya.

"Perusahaan itu mendapat penghasilan besar dari negara ini," katanya. "Dan mereka memiliki tanggung jawab sosial terhadap warganya."

Tak hanya itu, Singh juga mengatakan bahwa pihak berwenang telah mengirimkan tim ke kantor mereka. Namun sayangnya, pihak perusahaan seolah tak memiliki itikad baik untuk bekerja sama.


"Kami telah mengirim tim kami ke kantor mereka tetapi tidak banyak yang terjadi," lanjutnya lagi. "Mereka mengalihkan tanggung jawab. Kami telah mengirim email pemberitahuan kepada pihak berwenang terkait."

Pekan lalu, polisi telah menangkap dua pria yang diduga menggunakan Amazon India untuk menyelundupkan 44 pon ganja, sebagaimana dilaporkan TechCrunch. Namun, polisi belum mengatakan berapa banyak eksekutif yang ditangkap.

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan kepada TechCrunch bahwa perusahaan mematuhi semua undang-undang yang berlaku. Perusahaan tidak mengizinkan produk ilegal untuk didaftarkan.

"Namun, jika penjual mencantumkan produk tersebut, sebagai perantara, kami mengambil tindakan tegas," kata perusahaan. "Yang mungkin diwajibkan oleh hukum, ketika hal yang sama disorot dari kami."

Lebih lanjut, juru bicara tersebut menegaskan bahwa perusahaan memastikan akan bersifat sepenuhnya kooperatif dalam penyelidikan yang diperlukan. "Kami menjamin kerja sama penuh dan dukungan yang diperlukan untuk Investigasi Otoritas dan lembaga Penegak Hukum dengan penyelidikan yang sedang berlangsung dan memastikan kepatuhan penuh terhadap hukum yang berlaku," tambahnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait