Kondisi Udara Semakin Membaik, New Delhi Cabut Larangan Kegiatan Konstruksi
AFP
Dunia

Sebelumnya, pemerintah New Delhi memutuskan untuk melarang kegiatan konstruksi, bahkan menutup sekolah dan kantor lantaran polusi udara yang kian memburuk.

WowKeren - Sebelumnya, pejabat India mempertimbangkan untuk "me-lockdown" New Delhi lantaran polusi udara yang semakin tinggi. Selain itu, pihaknya juga melarang kegiatan konstruksi.

Namun kini, New Delhi memutuskan untuk mencabut larangan kegiatan konstruksi lantaran kualitas udara sudah sedikit membaik. Meski demikian, sekolah dan kantor masih akan tetap tutup, setidaknya hingga Rabu (24/11). Hal ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan di Ibu Kota India.

Melansir Al Jazeera,Indeks Kualitas Udara (AQI) New Delhi pada Senin (22/11), mengalami penurunan menjadi 303 pada skala 500, turun dari 499 hampir satu pekan lalu. Penurunan ini terjadi ketika kabut tebal menyelimuti kota yang berpenduduk sekitar 20 juta jiwa tersebut.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari lembaga pemantau pemerintah, tingkat AQI saat ini masih menunjukkan kondisi "sangat buruk". Meski demikian, setidaknya kondisi udara di New Delhi menunjukkan perbaikan.


"Kualitas udara perlahan membaik," terang Gopal Rai selaku Menteri Lingkungan, Hutan, dan Pengembangan Satwa Liar di Ibu Kota, dalam konferensi pers. "Buruh menghadapi kesulitan, dan itulah sebabnya kami memutuskan untuk melanjutkan kegiatan konstruksi."

Lebih lanjut, Rai menerangkan bahwa pihak berwenang akan memantau lokasi konstruksi untuk memastikan bahwa pembangun mengikuti langkah-langkah pengendalian debu yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebelumnya. Sementara itu, dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Reuters pada akhir pekan lalu, Rai mengatakan bahwa akan mempertimbangkan untuk membatasi kendaraan pribadi dalam mengemudi pada hari-hari alternatif jika polusi udara yang parah terus mengganggu New Delhi.

Rai mengatakan selain melarang pembangunan, pemerintah kota juga menutup sekolah dan kantor, memungkinkan orang untuk bekerja dari rumah. Kemudian dalam konferensi pers, ia menyampaikan bahwa pihak berwenang akan meninjau kualitas udara kota pada 24 November 2021, dan memutuskan apakan akan membuka sekolah dan kantor kembali atau tidak.

"Kami memantau dengan ketat," tandas Rai. Sembari melakukan peninjauan, Rai mengimbau kepada masyarakat New Delhi untuk beralih menggunakan transportasi umum.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait