Perdana Menteri Finlandia Minta Maaf Usai Nekat Clubbing Meski Kontak Dekat dengan Pasien COVID-19
pixabay.com/Ilustrasi/453169
Dunia

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin baru-baru ini mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Permintaan maaf itu ia sampaikan dalam wawancara televisi.

WowKeren - Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin baru-baru ini menuai sorotan terkait aktivitas malam yang dilakukannya. Ia mendapat kecaman usai kedapatan clubbing meski dirinya menjadi kontak dekat kasus COVID-19.

Kekinian, sang PM pun akhirnya buka suara. Pada Rabu (8/12) ia menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah sebuah foto muncul di sebuah klub malam setelah menteri luar negeri dinyatakan positif COVID-19.

Ia mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Permintaan maaf itu ia sampaikan dalam wawancara televisi oleh penyiar publik Yle pada Rabu malam. "Saya melakukan kesalahan. Saya seharusnya mempertimbangkan situasi dengan lebih hati-hati," ujarnya.


Ia mengatakan bahwa dirinya telah memutuskan untuk tidak mempersingkat malamnya pada hari Sabtu setelah diberitahu bahwa dia telah menjadi kontak dekat virus corona sehari sebelumnya. Itu disampaikan olehnya tulisnya di Facebook pada hari Senin (6/12) setelah majalah gosip Finlandia menerbitkan foto Marin di klub malam yang ramai.

Lalu pada hari Rabu yang sama, surat kabar Helsingin Sanomat melaporkan bahwa Menteri Urusan Ekonomi Mika Lintila juga dilaporkan menghadiri pertandingan bola lantai antara Finlandia dan Latvia yang berlangsung pada hari Minggu (5/12). Padahal, ia telah disarankan untuk menghindari kontak dengan orang lain.

Pada Selasa (6/12), surat kabar malam Ilta-Sanomat melaporkan aktivitas Menteri Pertahanan Antti Kaikkonen yang pergi ke pesta makan malam pada hari Sabtu. Di lain sisi, Menteri Keuangan Annika Saarikko dan Menteri Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Antti Kurvinen membatalkan kehadiran mereka pada acara yang sama untuk menghindari kontak.

Ketiga menteri tersebut berada di pertemuan yang dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Pekka Haavisto, yang pada hari Sabtu dinyatakan positif COVID-19. Marin mengatakan dia berada di sebuah restoran ketika dia menerima telepon dari sekretaris negaranya yang memberi tahu dia tentang paparan itu. "Dia mengatakan para menteri tidak akan dikarantina karena mereka semua telah divaksinasi dua kali," tulis Marin di Facebook yang menjelaskan mengapa dia masih terus bersosialisasi.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait