Deddy Corbuzier geram dengan sosok guru agama yang memperkosa belasan santriwati di Bandung. Ia juga menegaskan sosok bejat itu tak ada tempat di Indonesia bahkan dunia.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Jumat, 10 Desember 2021 - 15:32 WIB
WowKeren - Deddy Corbuzier ikut menyoroti kasus pemerkosaan yang menimpa 12 santriwati oleh gurunya sendiri di sebuah pesantren di Bandung. Dalam sebuah video singkat, Deddy mengecam keras pelaku pemerkosaan tersebut yang tidak bisa menjaga hasrat sehingga berbuat bejat.
"Kalau ada orang ngakunya guru agama apalagi ada di pesantren terus memperkosa santriwati-santriwati yang ada disana sampai hamil punya anak, ini udah pakai hijab lho ya, udah pakai hijab, pakaian tertutup semuanya udah tertutup, ini bukan masalah pakaian wanitanya, bener dong, ini masalahnya hasrat Anda aja yang gak bisa dikontrol, bajingan," kata Deddy Corbuzier dalam video di Instagram pada Jumat (10/12).
Menurut Deddy, hukuman paling pantas untuk pelaku pemerkosaan tersebut adalah hukuman mati. Ia menegaskan Indonesia bahkan dunia tidak punya tempat untuk orang bejat tersebut.
"Hukuman yang paling tepat apa? ya hukuman mati lah, gitu aja ribet banget. Indonesia gak punya tempat untuk orang-orang seperti itu, dunia gak punya tempat untuk orang-orang seperti itu, beres kan?" sambung Deddy membuat suara seperti tembakan dengan mulutnya.
Sekali lagi Deddy menegaskan pelaku pemerkosaan tersebut pantas untuk dihukum mati. "HUKUM MATI LAH....RIBET AMAT. HAM itu untuk manusia.. Kodok Kurap masa masuk HAM," tulis tunangan Sabrina Chairunnisa itu di bagian caption.
Tak sedikit netizen serta rekan artis mengomentari video Deddy tersebut. Mereka turut mengecam pelaku pemerkosaan tersebut dan menyatakan sependapat dengan Deddy.
"Kalau bisa sebelum dihukum mati, titinya di potong dulu kali ya? .. biarin hidup seminggu tanpa titit. Kalau begini org mau memperkosa pasti bakal takut," kata Indra Kenz. "Sebelom hukum mati titotnya dipotong depan dia, terus di iris depan dia di sop kasih makan. MMPUS makanya punya titot ga usah gatel pake dalih agama," sambung akun @tama***.
Sosok pemerkosa 12 santriwati itu bernama Herry Wiryawan alias HW. Akibat perbuatannya, 8 korban yang di bawah umur sudah melahirkan, sementara 2 orang sedang hamil.
Belasan santriwati itu diperkosa HW sejak tahun 2016 hingga tahun 2021. Pemerkosaan dilakukan di yayasan pesantren, apartemen hingga hotel di Kota Bandung.
(wk/tria)