Kasus infeksi omicron pertama kali dilaporkan AS pada 1 Desember. Sejak saat itu, kasus varian telah diidentifikasi di 45 negara bagian, Washington, dan Puerto Rico.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 20 Desember 2021 - 10:56 WIB
WowKeren - Meski telah menyebar di lebih dari 80 negara, namun hingga kini masih belum banyak yang diketahui tentang varian COVID-19 omicron. Ahli penyakit terkemuka Amerika Serikat Anthony Fauci mengatakan bahwa varian omicron kemungkinan akan membebani sistem perawatan kesehatan di Amerika Serikat.
Ia juga mengatakan bahwa AS juga memerlukan kelanjutan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus. Fauci mengatakan kepada State of the Union CNN bahwa varian yang sangat menular "akan mengambil alih".
Untuk itu, ia pun mendesak orang Amerika untuk divaksinasi, mendapatkan suntikan booster dan berhati-hati di tengah perjalanan liburan. "Berhati-hatilah dalam segala hal yang Anda lakukan. Saat Anda bepergian di lingkungan dalam ruangan untuk berkumpul, kenakan masker," katanya.
Kasus infeksi omicron pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat pada 1 Desember. Sejak saat itu, kasus varian telah diidentifikasi di 45 negara bagian, Washington, D.C., dan Puerto Rico.
Di tengah kehadiran omicron, Amerika Serikat rata-rata mencatat 126.967 kasus COVID-19 baru per hari pada Sabtu (18/12) menambah total 50.798.209 infeksi dan 806.344 kematian sejak awal pandemi, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.
Sementara itu, New York melaporkan rekor peningkatan harian pada Sabtu dengan 21.908 infeksi baru bersama dengan 3.909 rawat inap dan 59 kematian. Gubernur Kathy Hochul memperingatkan warganya bahwa kasus penyebaran omicron kali ini tidak seperti awal pandemi.
"Kami siap menghadapi gelombang musim dingin karena kami memiliki peralatan yang kami miliki," kata Hochul. "Mendapatkan vaksinasi dan mendapatkan booster serta memakai masker sangat penting untuk menghindari sakit parah akibat COVID-19, jadi jangan ambil risiko."
Para ilmuwan saat ini masih terus melakukan penelitian untuk mengetahui apakah kasus omicron lebih ringan atau setidaknya separah varian lain. Namun, Fauci mengatakan varian tersebut memiliki 50 mutasi dari strain asli SARS-CoV-2 dengan sebagian besar di protein spike, atau bagian dari virus yang mengikat sel. Organiasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kasus omicron berkembang dua kali lebih banyak dalam 3 hari.
(wk/zodi)