Jepang Kembangkan Pil Shionogi yang Diklaim Efektif Lawan Varian Omicron
AFP/JIJI
Dunia

Obat itu saat ini masih dalam tahap pengembangan. Perusahaan mengatakan bahwa Shionogi telah memperoleh strain omicron dari National Institute of Infectious Diseases.

WowKeren - Selain vaksin, sejumlah perusahaan farmasi juga berupaya untuk menawarkan upaya pencegahan lain terhadap virus corona dengan menggunakan obat oral. Salah satunya perusahaan farmasi Jepang Shionogi & Co.

Pada Senin (20/12), perusahaan ini mengatakan bahwa mereka telah mengonfirmasi kemanjuran pil itu terhadap varian yang menjadi momok saat ini, omicron. Sebagaimana diketahui, varian omicron yang menyebar lebih cepat telah sukses memupuk kekhawatiran di seluruh dunia, terlebih menjelang musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Obat itu saat ini masih dalam tahap pengembangan. Perusahaan mengatakan bahwa Shionogi telah memperoleh strain omicron dari National Institute of Infectious Diseases dan mengonfirmasi bahwa pil yang diberikan secara oral efektif melawannya. Perusahaan ini juga telah mengonfirmasi kemanjuran obat yang mereka kembangkan terhadap varian alpha dan delta.

Perusahaan yang berbasis di Osaka itu berharap untuk bisa memasok kebutuhan sebesar 1 juta orang di Jepang. Untuk itu, mereka diharapkan untuk mengajukan persetujuan oleh kementerian kesehatan obat baru dalam waktu dekat.


Sebelumnya, Shionogi memang telah mengumumkan rencana pengembangan vaksin untuk melawan varian omicron pada November lalu. Mereka pun segera memulai persiapan untuk membuat bahan aktif yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengembangkannya.

Varian omicron sendiri pertama kali dilaporkan oleh para ilmuwan Afrika Selatan pada November lalu. Sejak saat itu, kekhawatiran pun muncul dengan negara-negara bergegas melakukan pengetatan pembatasan perjalanan untuk membendung penyebaran.

Terkait vaksin ini, Shionogi November lalu dilaporkan tengah melakukan uji klinis tahap akhir. Perusahaan berharap untuk menggunakannya secara praktis pada Maret 2022 mendatang. Jika disetujui, ini akan menjadi vaksin pertama yang diproduksi di dalam negeri untuk penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus tersebut.

Shionogi berharap untuk meminta persetujuan negara untuk obat oral mereka pada akhir tahun ini, dengan harapan menawarkan perawatan di rumah. Jika disetujui, itu akan menjadi obat oral pertama untuk pasien COVID-19 dengan kasus ringan di Jepang.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait