Pandemi Masih Merajalela, Seoul Bunyikan Lonceng Tahun Baru Lewat Metaverse
pixabay.com/Ilustrasi/AKuptsova
Dunia

Kang Yo-sik, presiden perusahaan teknologi yang berafiliasi dengan kota Seoul Digital Foundation mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk mempermudah warga dalam menyambut tahun baru.

WowKeren - Pandemi COVID-19 masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera mereda dalam waktu dekat. Bahkan pandemi corona telah memasuki tahun ketiganya ketika sejumlah orang di dunia terancam menghadapi pembatasan saat liburan tahun baru.

Seoul bersiap untuk menyambut tahun 2022 dengan upacara membunyikan lonceng virtual di dalam metaverse. Karena adanya pembatasan jarak, hanya segelintir peserta yang akan hadir di Paviliun Bosingak.

Biasanya, akan ada puluhan ribu orang berkumpul secara tradisional saat lonceng perunggu seberat 20 ton yang berasal dari Dinasti Joseon dipukul 33 kali pada tengah malam. Namun karena pandemi, tradisi itu terpaksa mengalami perubahan.

Sebagai gantinya, ibu kota Korea Selatan akan menyambut orang-orang yang bersuka ria ke platform metaverse-nya, di mana avatar 3D pribadi dapat berbaur, menonton pertunjukan komedi dan musik. Mereka bahkan mengambil foto dan berpose untuk selfie di depan menara tempat lonceng virtual.


Kang Yo-sik, presiden perusahaan teknologi yang berafiliasi dengan kota Seoul Digital Foundation mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk mempermudah warga dalam menyambut tahun baru. Adanya protokol kesehatan yang ketat diharapkan tidak menghambat masyarakat dalam merayakan tahun baru.

"Kami berusaha mempermudah warga menyambut tahun baru," katanya. "Dengan cara baru menggunakan metaverse dalam situasi sulit melakukan aktivitas di luar karena penguatan social distancing selama liburan akhir tahun."

Metaverse sendiri merupakan konsep yang mencakup semua untuk dunia digital bersama yang imersif yang dinavigasi pengguna sebagai avatar yang dipersonalisasi. Seringkali dilakukan melalui perangkat keras virtual dan augmented reality seperti headset. Untuk acara tersebut, pengunjung hanya membutuhkan smartphone mereka untuk mengikuti kemeriahan.

"Meskipun upacara akan diadakan secara online untuk tahun kedua berturut-turut," kata Walikota Walikota Seoul Oh Se-hoo dalam sebuah pernyataan. "Saya sangat berharap bahwa membunyikan bel akan menjangkau setiap warga negara kita dengan mimpi dan harapan."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait