Brunei Setop Semua Perjalanan Non-Esensial Imbas Omicron Mulai 1 Januari
pixabay.com/Ilustrasi/vyngor
Dunia

Untuk sementara, Brunei akan menghapus semua negara dari Daftar Hijau Perjalanan atau The Green List mulai 1 Januari 2022. Pengumuman ini disampaikan dalam siaran pers Rabu (29/12).

WowKeren - Brunei Darussalam telah memberlakukan langkah ketat dalam menanggapi penyebaran varian omicron. Negara ini untuk sementara menangguhkan semua perjalanan masuk dan keluar yang tidak penting mulai 1 Januari 2022.

Untuk sementara waktu, Brunei akan menghapus semua negara dari Daftar Hijau Perjalanan atau The Green List mulai 1 Januari 2022. Pengumuman ini disampaikan dalam siaran pers Rabu (29/12). Adapun negara-negara yang masuk dalam daftar tersebut adalah Australia, Tiongkok, dan Singapura.

Sebelum memasuki Brunei, seluruh pemudik wajib mengikuti tes Polymerase Chain Reaction (PCR) 48 jam sebelum keberangkatan dari negara asal. Mereka juga akan menjalani Tes Antigen Rapid Test (ART) setibanya di Tanah Air.

Tes PCR juga harus dilakukan kedua kalinya pada hari kelima pasca kedatangan di Kompleks Olahraga RS RIPAS. Wisatawan juga akan diminta untuk menjalani isolasi mandiri wajib di hotel yang ditunjuk.


Sementara itu, bagi orang asing yang ingin memasuki Brunei untuk tujuan penting harus mendapatkan persetujuan Entry Travel Pass. Perjalanan penting juga diperbolehkan bagi warga negara dan penduduk tetap Brunei, namun ada syarat ketat yang harus dipenuhi.

Yang pertama adalah mereka harus sudah mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19 dalam 14 hari hingga tiga bulan (tidak lebih dari enam bulan) sebelum keberangkatan atau sudah menerima dosis booster. Warga negara dan penduduk tetap yang ingin melakukan perjalanan keluar, harus mengantongi persetujuan perjalanan keluar dari pihak berwenang.

Sebelumnya pada 12 Desember lalu, Brunei telah mengumumkan rencana untuk mengizinkan warga negara dan penduduk Brunei serta warga negara asing yang telah menyelesaikan vaksinasi COVID-19 mereka untuk keluar dari negara itu untuk perjalanan udara yang tidak penting ke negara-negara dalam Daftar Hijau Perjalanan mulai 1 Januari 2022. Inggris juga masuk dalam Daftar Hijau Perjalanan sebelum Brunei menghapusnya pada 22 Desember.

Sebaliknya, pelancong yang divaksinasi penuh yang berangkat dari negara-negara di Daftar Hijau Perjalanan juga dapat memasuki Brunei untuk tujuan yang tidak penting. Mereka tidak perlu mengantongi Tiket Masuk Perjalanan untuk masuk ke negara itu.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait