Administrasi Penerbangan Federal (FAA) juga telah memperingatkan bahwa potensi gangguan dapat memengaruhi instrumen pesawat yang sensitif misalnya seperti altimeter.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 18 Januari 2022 - 10:13 WIB
WowKeren - Kehadiran teknologi 5G disebut bisa memberikan pengaruh penting pada jaringan telekomunikasi. Namun tampaknya, ada risiko khusus yang perlu dipertimbangkan ketika telekomunikasi yang dibekali teknologi ini ditempatkan di lokasi sekitar bandara.
Pada Senin (17/1), kepala eksekutif maskapai penumpang dan kargo utama di Amerika Serikat memperingatkan adanya "bencana" yang mungkin terjadi ketika layanan 5G baru oleh AT&T dan Verizon akan diterapkan di sana. Rencananya, layanan ini akan diluncurkan pada Rabu (19/1).
Bukan tanpa alasan, layanan C-Band 5G yang baru dikhawatirkan justru akan membuat sejumlah besar pesawat berbadan lebar tidak dapat digunakan. Skenario yang lebih buruk, hal itu berpotensi membuat puluhan ribu orang Amerika terdampar di luar negeri.
"Kecuali jika hub utama kami aman untuk terbang," tulis kepala eksekutif American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines, Southwest Airlines, dan lainnya. "Sebagian besar perjalanan dan pengiriman publik pada dasarnya akan dilarang terbang."
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) juga telah memperingatkan bahwa potensi gangguan dapat memengaruhi instrumen pesawat yang sensitif. Misalnya seperti altimeter yang mana hal itu akan berdampak pada operasi dengan visibilitas rendah.
Mereka kemudian mencontohkan bahwa lebih dari seribu penerbangan bisa terancam batal. Tak hanya itu, dalam penyataan yang juga ditandatangani oleh UPS Airlines, Atlas Air, JetBlue Airways dan FedEx Express juga disebutkan jika hal tersebut berpotensi memberikan dampak ke perdagangan.
"Artinya, di hari seperti kemarin, lebih dari 1.100 penerbangan dan 100.000 penumpang akan mengalami pembatalan, pengalihan, atau penundaan," tulis pernyataan itu. "Terus terang, perdagangan negara akan terhenti."
CEO maskapai besar dan Kepala Eksekutif Boeing Dave Calhoun pada Minggu (16/1) telah berbicara kepada Sekretaris Transportasi Pete Buttigieg dan Administrator FAA Steve Dickson untuk memperingatkan ancaman krisis tersebut. Maskapai meminta "agar 5G diterapkan di mana-mana di negara ini kecuali dalam perkiraan 2 mil (3,2 km) dari landasan pacu bandara" di beberapa bandara utama.
(wk/zodi)