Oki Setiana Dewi sempat diisukan melarang istri bicara ke orang lain jika dipukuli suami. Setelah ceramah Oki viral, video Buya Yahya terkait kritik terhadap suami yang melakukan KDRT ikut jadi sorotan.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 03 Februari 2022 - 12:09 WIB
WowKeren - Ustazah Oki Setiana Dewi jadi sorotan pasca video dakwah soal hubungan suami istri viral. Ia dinilai netizen telah melakukan normalisasi terhadap KDRT.
"Suami istri sedang bertengkar. Suaminya marah luar biasa pada sang istri, dipukullah wajah sang istri. Padahal bisa lho istrinya ngadu soal suaminya itu. 'Aku baru dipukul, ada KDRT, kekerasan dalam rumah tangga'," ujar Oki. "Tapi sang istri malah menyimpan aib sendiri, makin cinta suaminya. Jadi gak perlulah cerita-cerita yang sekiranya bisa menjelekkan pasangan sendiri."
Setelah video itu menuai kritik, Oki mengungkap pesan bijak untuk membalas hujatan dengan kebaikan. Disisi lain, beredar pula video dakwah ulama besar Buya Yahya.
Awalnya, Buya meninjau peristiwa KDRT dari dua sisi. Ia berusaha netral dan menyarankan sang istri koreksi diri dahulu ketika tiba-tiba dipukul suami.
"Kalau suami sudah keras sebelum menikah anda salah pilih. Tapi kerasnya setelah menikah berapa lama dan suka mukul. Maka istri harus koreksi diri dulu," seru Buya. "Bisa jadi istri tidak patuh, melanggar, dan tidak pernah mendengar perintah suami."
Namun, Buya tak serta merta setuju jika istri berbuat salah harus dipukul. Menurut Buya, pria yang mencaci maki hingga memukul istri itu melakukan dosa dan zalim.
"Laki-laki mulia dan baik itu tidak akan memukul istrinya. Biarkan pun istrinya itu layak dipukul. Perbuatan memukul adalah perbuatan yang sangat rendah sekali," kata Buya dengan nada tinggi. "Jika anda memukul, mencaci, alangkah besar dosanya. Alangkah zalimnya anda. Laki-laki model apa seperti itu. Anda laki-laki atau bukan, suami atau bukan."
Ia berharap masalah pemukulan yang terjadi dalam rumah tangga itu jangan sampai berlarut-larut. Buya menasihati agar pasangan yang sering bertengkar perlu melakukan mediasi ketimbang mengumbar aib pada publik. Selain itu, ia juga tak menentang bila sang istri memilih bercerai bila tak kuat.
"Kalau istri mampu bertahan ketika dipukul dan didzolimi oleh suaminya ia dapat pahala," ujar Buya. "Tapi kalau memang anda tidak kuat bertahan dan ternyata anda mendapat kekerasan atau pukulan dari kesalahan suami. Anda berhak meminta cerai dan itu hukumnya tidak berdosa."
(wk/riaw)