Prilly Latuconsina mengungkap julukan barunya sebagai ibu dari bayi ajaib setelah resmi menjadi pemilik Persikota Tangerang. Julukan tersebut ternyata punya makna mendalam berkaitan dengan sejarah Persikota.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 05 Februari 2022 - 10:57 WIB
WowKeren - Prilly Latuconsina masuk jajaran artis yang mengakuisisi klub sepakbola Tanah Air. Resmi menjadi bos dari Persikota Tangerang, Prilly kini mengungkap julukan dirinya sebagai Ibu Bayi Ajaib.
"Dulu Persikota itu sudah mencetak banyak sekali juara, makanya disebut Bayi Ajaib," kata Prilly dalam konferensi pers di Novotel Tangerang, Banten, Jumat (4/2). "Jadi, sebenarnya Persikota butuh Ibu Ajaib, makanya saya masuk. Jadi, Bayi Ajaib butuh Ibu Ajaib."
Predikat Bayi Ajaib sendiri disandang oleh Persikota Tangerang berkat kejayaannya di masa lalu. Julukan tersebut disematkan setelah klub bola tersebut menembus Divisi Utama Liga Indonesia musim 1997/1998. Kala itu, Persikota Tangerang hanya butuh waktu tiga tahun untuk naik kasta, setelah sebelumnya berada di Divisi 2. Kejayaan Persikota Tangerang juga sempat berlanjut di Liga Indonesia sebelum akhirnya mengalami pasang surut.
Meski begitu, Prilly tetap antusias memberikan dukungan sebagai pemilik baru Persikota Tangerang. Ia yakin kalau para pemain Persikota memiliki kemampuan dan semangat yang luar biasa sebagai bekal demi meraih kemenangan gemilang. Ia juga mengaku menyerahkan pemilihan pemain pada sang pelatih.
"Menurut aku, untuk sekarang ini pemain yang sekarang itu sudah sangat cukup, semangat mereka luar biasa," puji Prilly. "Dan untuk masalah beli pemain itu aku serahkan ke coach karena mereka yang tahu apa yang dibutuhkan Persikota."
Sebelumnya, Prilly mengumumkan dirinya sebagai pemilik klub bola pada 31 Januari. "Perempuan juga bisa! Akhirnya bisa resmi mengumumkan kalau sekarang aku bergabung di Persikota Tangeran sebagai pemilik," tulis artis berusia 25 tahun ini.
Rupanya, Prilly berambisi mengantarkan Persikota Tangerang kembali ke masa kejayaannya. Ia berharap tim tersebut meraih gelar juara di Liga 1.
(wk/riaw)