Meradang Nama Baiknya Tercemar, Indra Kenz Malah Batal Laporkan Pelaku Gegara Ini
WowKeren/Fernando
Selebriti

Indra Kenz membantah tuduhan mempromosikan judi melalui platform trading online, Binomo. Ia pun tak terima saat penghasilannya di luar Binomo diklaim haram oleh sejumlah oknum.

WowKeren - Indra Kenz tak terima dituduh menipu soal Binomo. Bersama kuasa hukumnya, Wardaniman Larosa, Indra mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi atas tudingan tersebut.

Kedatangan Indra Kenz sebenarnya ingin membuat laporan terkait dugaan pencemaran nama baik. Namun setelah 1,5 jam berada di Sentra Pelayanan KepolisianTerpadu (SPKT), Indra keluar tanpa surat laporan.

Pria yang akrab dengan julukan Crazy Rich ini mengaku baru melakukan konsultasi dengan pihak kepolisian. Sebab banyak yang menyerang Indra Kenz karena disebut telah membohongi publik.

"Jadi kan hari ini kita mau kordinasi soal isu-isu yang sudah beredar selama ini. Kan ini masih dugaan, tetapi kan ini sudah merugikan saya. Karena nama saya dibawa-bawa," ujar Indra Kenz saat ditemui WowKeren di Polda Metro Jaya, Senin (7/2).

Indra lantas sedikit menjelaskan soal Binomo, sebuah platform trading online yang menyediakan aset berupa pasangan mata uang asing (forex), saham, hingga emas dan perak. Ia mengatakan bahwa Binomo itu legal, pun cara kerjanya tidak merugikan pihak lain.


"Nah yang perlu diketahui sebenarnya platform binary option mau itu Binomo atau yang lainnya itu sudah berjalan di Indonesia cukup lama ya. Udah dari 2010 ke atas," terangnya. "Nah, saya sebagai user yang perlu dicatat, semua orang bisa mendaftar di sana, bisa menggunakan aplikasi tersebut, mau dia untung ataupun rugi, itu menjadi tanggung jawab masing-masing."

Indra Kenz tentu merasa keberatan saat dituding menjerumuskan orang dengan promosinya. Ia pun mencoba meluruskan kesalahpahaman tersebut.

"Tapi di sini seolah-olah saya yang membuat rugi. Padahal tidak. Yang benar semua orang bisa menggunakan, untung atau rugi, tanggung jawab masing-masing. Tapi nama saya drugikan di sini karena dianggap mempromosikan sesuatu yang dianggap berbau judi," beber Indra Kenz.

"Padahal, binary option tidak masuk ke dalam kategori 303. Sebenarnya bukan judi. Cuma isu yang beredar, saya mempromosikan judi. Itu tidak benar," sambungnya.

Hal yang semakin membuat Indra meradang adalah saat penghasilannya disebut tidak halal. Padahal tak semua penghasilannya berasal dari Binomo.

"Makanya mau meluruskan kenapa bisa seperti itu, karena saat ini apapun saya lakukan dianggap hasil nipu, hasil judi, karena nama saya sudah tercemar. Bahkan bisnis saya yang lain juga dikatakan bisnis hasil judi," pungkas Indra Kenz. "Ini kan perlu dikoordinasi, kenapa bisa isunya beredar seperti ini? Kenapa bisa ada hal seperti ini? Siapa yang memulai."

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait