Mati Dalam Tsunami 3/11 di Jepang, Kerang Purba 135 Tahun Ini Telah Lewati Berbagai Bencana
Pixabay/schuetz-mediendesign
Dunia

Tim peneliti di Jepang meyakini kerang yang mati saat bencana tsunami tahun 2011 lalu telah berusia 135 tahun. Kerang itu disebut telah melewati berbagai bencana tsunami besar di masa lalu.

WowKeren - Spesies kerang yang ditemukan di Teluk Funakoshi, Prefektur Iwate, setelah bencana gempa bumi dan tsunami di tahun 2011 lalu dinilai berusia 135 tahun ketika mati. Penemuan itu menjadikan kerang tersebut sebagai salah satu yang tertua yang diketahui sampai saat ini.

Para peneliti dari Universitas Kobe, Universitas Tokyo dan di sejumlah tempat lain mengatakan bahwa moluska telah selamat dari serangkaian tsunami di masa lalu. Hingga pada Gempa Besar Jepang Timur 9,0 skala Richter yang menyebabkan tsunami dan menghancurkan wilayah timur laut Tohoku tahun 2011 silam.

"Tsunami setinggi 25 meter merobek Teluk Funakoshi setelah gempa, membuatnya tidak dapat dihuni oleh kehidupan laut di sana,” ujar Kaoru Kubota, asisten profesor klimatologi di Universitas Kobe, yang merupakan bagian dari tim tersebut, melansir Asahi Shimbun.

Spesies kerang yang juga dikenal sebagai Stimpson's hard clam atau quahog, terkenal karena umur panjangnya. Kerang jenis itu telah mendiami perairan tidak hanya di Tohoku dan lebih jauh ke utara di Jepang tetapi juga sampai ke Rusia.


Mereka tumbuh dengan cepat dari Juni hingga Januari tahun berikutnya. Tetapi berhenti antara Februari dan Mei. Diketahui bahwa menghitung usia makhluk tersebut dapat ditentukan berdasarkan cincin pertumbuhan.

Rekor umur sebelumnya untuk varietas yang dikumpulkan di prefektur paling utara Jepang di Hokkaido adalah 99. Tim peneliti, yang telah menganalisis cincin pertumbuhan pada kerang untuk memahami perubahan di lingkungan laut, menemukan 27 kerang mati.

Pada sembilan dari mereka, cincin pertumbuhan terakhir terbentuk pada tahun 2010. Hal itu membuat anggota tim menyimpulkan bahwa mereka tewas dalam tsunami setinggi 10 meter yang menghancurkan garis pantai pada 11 Maret 2011. Kerang yang dianggap tertua yang diketahui berukuran lebih dari 10 sentimeter. Diperkirakan telah berusia 135 tahun.

Kerang itu diperkirakan selamat dari sejumlah tsunami besar. Seperti yang dihasilkan oleh gempa Sanriku tahun 1896 yang merenggut 22.000 jiwa. Dimana kerang tersebut diperkirakan masih berusia 20 tahun. Kerang itu juga selamat pada usia 57 tahun ketika terjadi gempa Sanriku 1933 yang menewaskan (atau hilang) sekitar 3.000 orang.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait