Diungkapkan saat ngobrol santai bareng Raditya Dika, Gading Marten blak-blakan mengaku berhak mendapatkan kebahagiaan dirinya sendiri, demikian juga Gisella Anastasia yang berhak bahagia secara individu.
- Dian
- Selasa, 01 Maret 2022 - 17:49 WIB
WowKeren - Jika selama ini selalu santai menanggapi perpisahannya dengan Gisella Anastasia, kini [p=Gading Marten] akhirnya berani mengungkapkan apa sebenarnya alasan perceraiannya dengan artis cantik itu. Alasan itu diungkapkannya saat ngobrol santai di acara YouTube Raditya Dika baru-baru ini.
Seperti yang diketahui, Gading dan Gisel resmi bercerai pada tahun 2019 lalu. Meskipun sudah bercerai, tapi Gading dan Gisel masih tetap menjalin komunikasi yang baik sampai sekarang. Semua itu demi anak tunggal mereka, Gempita Nora Marten.
Ketika ditanya soal perceraian dengan Gisel, Gading menjelaskan kepada Raditya Dika jika dirinya maupun Gisel telah melakukan apapun untuk menyelesaikan masalah. Namun Gading menyadari bahwa hal yang paling utama dalam kehidupan ini adalah kebahagiaan pribadi.
"Gue cuma pingin bilang yang harusnya bahagia adalah diri lu sendiri, diri lu harus bahagia, istri lu harus bahagia," ungkap Gading. "Oke kita pertahanin rumah tangga kita, mau pulang udah bete, percuma,” jelas Gading lagi.
Oleh karena itu, Gading pun akhirnya memutuskan rela berpisah demi mendapatkan kebahagiaan masing-masing. "Misalnya, gua bisa bahagia atau lo lihat istri lo bahagia di luar sana, gua akhirnya merelakan. Makanya ada orang bilang, 'gua rela lihat lo bahagia tanpa ada gua' gitu," jelas Gading.
Mengenai anak sebagai bahan pertimbangan untuk tidak bercerai, Gading memiliki pendapatnya sendiri. Menurutnya, lebih baik berpisah daripada harus bertahan demi anak tapi menjalani kehidupan yang membuat depresi.
"Memang benar, begitu punya anak akan jadi bahan pertimbangan (untuk cerai), tapi ya itu tadi, ketika belain anak tar lu hidup penuh dengan depresi, buat apa, itu yang buat sakit," pungkas Gading pelan.
Netter pun membenarkan ungkapan Gading itu. "That's True, jgn pake alasan demi anak, krn kasian anak nanti, org tua nya pura2 happy depan mereka padahal aslinya saling menyakitkan. Kebahagiaan itu kita sendiri yg ciptakan. Klo jodoh pasti akan dipersatukan kembali," komentar netter.
(wk/dian)