3 Kekecewaan Sang Ayah Jelang Angelina Sondakh Bebas Penjara, Salah Satunya Soal Jadi Mualaf
Selebriti

Angelina Sondakh tak lama lagi bebas setelah 10 tahun mendekam di penjara karena kasus suap. Jelang kebebasan, sang ayah mengungkap beberapa kekecewaannya pada sang putri.

WowKeren - Angelina Sondakh disebut akan bebas dari penjara pada Maret atau April 2022 mendatang. Namun jelang kebebasan Angelina, sang ayah, Lucky Sondakh mengungkap kekecewaan pada putrinya.

Walau kecewa, Lucky sebagai ayah tetap menyayangi dan mengasihi putrinya. Setelah 10 tahun menanti Angelina keluar dari penjara, Lucky menjabarkan ada tiga kekecewaan yang dirasakannya. Kekecewaan pertama berkaitan dengan karier Anggelina di dunia politik.

"Ada 3 kekecewaan, pertama kekecewaan karena nasihat-nasihat politik saya kepada dia, dia tidak gubris. Nasihat saya ke dia itu, 'Angie be careful. Masuk politik itu bukan hanya seperti domba di tengah serigala, tapi domba di tengah-tengah serigala berbulu domba,'" kata Lucky Sondakh di channel YouTube Mudji Massaid, Keema Entertainment, seperti dilansir dari DetikHOT.

"Kemudian akhirnya dia menghadapi petaka karena kasus Hambalang Wisma Atlet. 'Benar kan Papa bilang? Benar apa salah?' (Angie bilang) 'Iya Pa.' Sebetulnya saya kecewa dengan kamu. Tapi saya nggak bisa untuk memarahi kamu. Kamu tetap adalah anak yang kami kasihi," tutur Lucky.

Sementara itu kekecewaan kedua yang Lucky Sondakh rasakan adalah ketika putrinya memilih jadi mualaf. Lucky meminta maaf mengungkapkan ini, tapi menegaskan bukan membenci.

"Kekecewaan kedua karena dia jadi mualaf. Maaf ya. Tentu orang tua menginginkan anaknya. Jangan disalahkan saya ya, bukan saya benci ya, tapi pahamilah," jelas Lucky Sondakh. :Saya dongkol dong, dongkol karena kamu ini stabil, orang-orang minta nasihat ke saya, konsultasi ke saya untuk langkah-langkah politiknya, saya memberikan advice-advice moral dalam bidang politik. Kok kamu lebih dengar orang lain serigala berbulu domba. Papa kecewa."


"Waktu dia jadi mualaf saya dicemooh oleh saudara-saudara saya karena Papa saya pendeta dan saya memimpin gereja 16 tahun dan menjadi tokoh petinggi. Jadi wajar dong kalau mereka marah ke saya," lanjut Lucky.

Gara-gara itu banyak dari saudara-saudara Angelina Sondakh di Manado yang meminta Lucky mengucilkan putrinya. Namun hal tersebut tak dilakukan Lucky.

"Kekecewaan ketiga saat dia mendapat putusan kurang fair. Saya kira Angie, ya dia bukan dewa. Terima saja itu sebagai politik. Publik tiga kekecewaan ini membuat saya berpikir apakah saya harus kucilkan Angie atau gimana?" ujar Lucky Sondakh.

Kemudian Lucky Sondakh mencari jawaban dari permasalahannya dengan sang putri. Ia mendapat jawaban bahwa Tuhan saja Maha Pemaaf, terlebih Angelina adalah darah dagingnya sendiri.

"Saya berkontemplasi, perenungan yang dalam saya datang ke saudara-saudara saya. Kita saja mengampuni musuh-musuh kita, kenapa kita tak mengampuni anak kita sendiri," ungkap Lucky Sondakh. "Saya beritahu mereka tidak ada yang bisa memisahkan mereka dari kasih terhadap anak kita. Apa pun yang terjadi dengan dia, dia adalah anak saya yang saya cintai."

Untuk mengingat kembali, Angelina Sondakh awalnya dijatuhi vonis 4,5 tahun penjara pada 2013 karena terbukti menerima suap Rp2,5 miliar dalam kasus Wisma Atlet. Banding yang diajukan Angelina membuatnya justru dijatuhi hukuman 3 kali lipat menjadi 12 tahun. Melalui Peninjauan Kembali, Angelina Sondakh mendapat pengurangan vonis menjadi 10 tahun.

(wk/tria)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait