Jovanka Mardova telah menganut agama Kristen selama 13 tahun terakhir. Bagaimana reaksi ayah Jovanka Mardova yang seorang muslim taat mengetahui keputusan sang putri?
- Neressa Prahastiwi
- Kamis, 10 Maret 2022 - 23:20 WIB
WowKeren - Masih ingat situasi komedi "Bajaj Bajuri"? Bagi penonton setia, tentu tak asing dengan karakter Debby yang diperankan Jovanka Mardova. Baru-baru ini, Jovanka kembali disorot karena pengakuannya pindah agama.
Jovanka Mardova yang seorang muslim rupanya sudah memeluk agama Kristen sejak 2009. Keputusan Jovanka untuk mengganti agama atau biasa disebut murtad dilakukan tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.
"Nggak ada yang pernah ceramahin saya, nggak pernah ajak-ajak apa pun. Tapi itu pure, saya jatuh cinta sama kasih-Nya. Kasih itu nggak bisa lagi saya tolak," kata Jovanka di kanal YouTube Word of Christ. "Hari itu setelah ibadah dan memantapkan diri, saya tenang dan saya langsung telepon Papi saya."
Lantas seperti apa tanggapan sang ayah yang seorang muslim terkait keputusan Jovanka Mardova pindah agama? Ayah Jovanka yang biasa disapa Papi menerima keputusan itu. Bahkan ayah Jovanka yang diceritakan sebagai muslim taat tak masalah mengantarkan sang putri ke gereja.
"(Papi) orang yang paling baik dalam hidup saya yang harus saya kasih informasi ini bahwa saya sudah mantap memilih ini (Kristen)," beber Jovanka. "(Papi) Muslim yang taat, sangat baik, penuh kasih dan sangat toleransi."
"Hubungan kami luar biasa karena setelah tahu saya masuk Kristen, Papi antar saya ke gereja lalu siang saya temenin dia untuk sembahyang di musala," lanjutnya. "Ini adalah hal normal yang biasa kita lakukan."
Jovanka Mardova rupanya memeluk agama Kristen setelah bercerai dari sang suami. Sempat tinggal di Kanada, Jovanka pulang ke Indonesia dengan kondisi berpisah dari anak-anaknya sehingga sempat membuatnya merasa depresi.
"Saya terpuruk dan depresi," terang Jovanka. "Saat itu, saya adalah perempuan yang tak punya tujuan hidup."
Hati Jovanka terketuk saat bertemu dengan sahabatnya yang beragama Kristen. "Mereka tidak tahu kisah saya, pun tidak berusaha kepo atau menghakimi saya. Mereka hanya berdoa dengan sangat spesifik dan itu menyentuh hati saya. Selama berdoa, saya tak henti menangis," tandasnya.
(wk/nere)