Kamu depresi karena efek terlalu sering pakai sosial media? Cara-cara berikut bisa kalian lakukan untuk hempas perasaan depresi yang muncul akibat negatif sosial media.
- Mar 18, 2022
WowKeren - Salah satu cara sehat untuk meningkatkan kebahagiaan adalah mengurangi keinginan untuk membandingkan diri sendiri dengan kehidupan orang lain. Apalagi, pemakaian sosial media berlebih dapat memperburuk perbandingan sosial, membuat banyak dari kita merasa lebih buruk tentang diri kita sendiri. Psikolog terkenal asal Amerika BF Skinner berpendapat bahwa depresi semakin meningkat saat seseorang terus menerus melihat kehidupan orang lain.
Hal itu juga didukung oleh penelitian profesor Benjamin Johnson dari Universitas Florida College of Journalism and Communications. Kebiasaan membandingkan diri sendiri di sosial media dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang yang mengakibatkan stres dan tertekan.
"Kerap membandingkan diri dapat mengurangi perasaan positif, membuat pengguna media sosial merasa lebih buruk tentang diri mereka sendiri. Dengan kata lain, dengan membandingkan diri mereka dengan orang-orang yang dianggap lebih baik dalam hidup, harga diri dan kepercayaan diri mereka akan turun," Benjamin Johnson.
Dari pada membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik mulai belajar menerima keistimewaan diri kita. Karena apa yang kita punya belum tentu mereka punya, dan apa yang kita anggap sempurna belum tentu terlihat sempurna oleh orang lain. Pandangan orang beda-beda seperti yang dikatakan mantan Presiden Amerika Serikat, Theodore Roosevelt. "Perbandingan adalah pencuri kebahagiaan. Jadi, ambil kembali kekuatanmu. Putuskan bahwa energi Anda akan digunakan untuk memercayai diri sendiri dan menciptakan kehidupan yang layak Anda dapatkan." So, dari pada sibuk membandingkan diri mending enjoy your self guys.
Beberapa cara di atas mulai bisa diterapkan bilamana kalian merasa depresi karena terlalu sering menggunakan sosial media ya guys! Yang perlu diingat, jangan makin intens bermain sosial media karena hanya akan memperburuk tingkat depresi kalian.
Gimana, menarik bukan ulasan tentang sosial media ini? Bermain sosial media tidak selamanya buruk, asal kita tahu bagaimana menggunakannya dengan bijaksana. Jangan sampai niat hati mau mencari hiburan yang didapat malah tuntutan dan tekanan.
Gak cukup sampai disini, WowKeren juga akan mengulas fenomena Flexing di sosial media. Jadi, buat kalian yang penasaran apa itu Flexing dan hal menarik apa soal Flexing. Tunggu artikel selanjutnya ya. See you sahabat WK!
(wk/Sisi)