Rencana konser Justin Bieber di Indonesia itu rupanya mendapat respons positif dari Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, rencana ini juga dinilai bisa dimanfaatkan untuk menggenjot vaksinasi COVID-19.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Jumat, 25 Maret 2022 - 14:10 WIB
WowKeren - Penyanyi internasional papan atas Justin Bieber digadang-gadang akan menggelar konser di Indonesia, tepatnya di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), DKI Jakarta pada 3 November 2022 mendatang. Hal ini tentu saja mendapat respons positif dari para penggemarnya di Indonesia.
Rupanya, kabar konser Justin Bieber itu mendapat respons positif juga dari pihak Pemprov DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mendukung rencana konser penyanyi tampan tersebut. Pasalnya hal ini dinilai bisa mendorong perekonomian kembali bergeliat.
"Kita dukung agar kesehatan semakin baik, tapi ekonomi juga semakin meningkat," ujar Ariza di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/3).
Menurut Ariza, pemerintah saat ini sudah memberikan ruang aktivitas bagi masyarakat secara lebih luas. Sejumlah kegiatan di antaranya pagelaran seni budaya dan konser pun juga sudah diizinkan digelar.
Meski demikian, Ariza juga meminta kepada panitia penyelenggara agar memastikan bahwa konser Justin Bieber dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. "Semuanya harus dilaksanakan dengan prokes, nanti diatur berapa jaraknya, berapa kapasitasnya, ini sedang dilihat perkembangannya, nanti dilihat," lanjut Riza.
Riza pun mengaku telah beberapa kali menghadiri kegiatan seni dan budaya yang dilaksanakan dengan prokes, di antaranya masih menggunakan masker dan ada jaga jarak antarpenonton. Ia pun berharap agar konser Justin Bieber nantinya bisa dilaksanakan dengan baik.
Di sisi lain, anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo menilai bahwa vaksindosis ketiga COVID-19 atau booster perlu menjadi syarat untuk menonton konser Justin Bieber. Menurutnya, rencana konser tersebut bisa menjadi salah satu metode pemerintah untuk mempromosikan kampanya vaksinasi COVID-19.
Dengan begitu, kata Rahmad, secara tidak langsung bisa mempercepat proses vaksinasi COVID-19 di tengah masyarakat, baik dosis lengkap maupun booster.
"Kajian ilmiah menunjukkan bahwa vaksin telah banyak melindungi jutaan orang di dunia dari gejala berat hingga kematian, ini adalah fakta yang harus terus disosialisasikan kepada masyarakat," tutur Rahmad dalam keterangannya, Kamis (24/3).
Rahmad pun mengatakan kepada para calon penonton konser Justin Bieber, masih memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan vaksinasi dosis lengkap hingga booster.
Mengingat Justin Bieber akhirnya kembali menggelar konser di Indinesia, setelah 1 dekade dari konser pertamanya yang bertajuk "My World Tour" di tahun 2011 lalu, maka tidak heran kabar tersebut disambut dengan antusiasme dari para penggemarnya.
(wk/tiar)