Hal ini bermula saat seorang wanita kehilangan pakaian dalam di provinsi Chachoengsao, Thailand. Setelah memeriksa rekaman CCTV, ia mengaku melihat seorang biksu melepas celana dalam dari gantungan di rumahnya.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 25 Maret 2022 - 19:40 WIB
WowKeren - Seorang biksu di Thailand diduga menjadi pencuri pakaian dalam dan melarikan diri dari kuilnya. Hal ini bermula saat seorang wanita kehilangan pakaian dalam di provinsi Chachoengsao, Thailand.
Wanita tersebut tinggal di dekat kuil bersama dengan suaminya. Setelah insiden tersebut, pasangan suami-istri tersebut memeriksa rekaman CCTV dan mengaku melihat seorang biksu melepas celana dalam dari gantungan di rumah mereka.
Rekaman CCTV tersebut menunjukkan seorang pria botak yang mengendap-ngendap di halaman sebuah rumah. Pria tersebut kemudian berjongkok dan mencoba mengambil jemuran sebelum akhirnya kabur saat diteriaki oleh sang pemilik rumah.
Pasutri tersebut kemudian melaporkan hal itu ke polisi, namun tidak ada perkembangan. Akhirnya, mereka pun mencari bantuan dari seorang sukarelawan selebriti yang dikenal sebagai Mor Pla atau Doctor Pla.
Bintang TV Thailand tersebut lantas membantu melacak dan mengidentifikasi biksu yang diduga mencuri pakaian dalam itu.
Media Thailand meliput Mor Pla yang mengunjungi kuil biksu tersebut. Namun biksu yang dicari dikabarkan telah kabur dari kuil sebelum orang-orang datang.
Mor Pla kemudian menggeledah kamar biksu tersebut. Di dalam ruangan itu, barang-barang telah dikemas seolah-olah biksu itu akan pindah dan barang bawaannya diisi dengan pakaian dalam pria dan wanita.
Kepala biara di kuil tersebut mengaku dirinya tidak mengetahui tentang hal ini sebelumnya. Ia juga mengaku tidak tahu kemana tersangka tersebut pergi.
Menurut kepala biara, biksu tersebut baru saja memasuki kebhikkhuan dan telah pindah dari sebuah kuil di provinsi Prachin Buri tiga bulan lalu. Kepala biara mengatakan dia tidak memiliki nomor telepon atau dokumen apa pun dari biksu bernama Phra Kaisorn tersebut. Meski mengakui bahwa Phra Kaisorn telah melakukan kesalahan, namun kepala biara mengatakan ia tak perlu meninggalkan kebhikkhuan.
(wk/Bert)