Medina Zein mengajak mediasi dan meminta maaf kepada Marissya Icha usai ditetapkan sebagai tersangka. Marissya Icha pun menolak mentah permintaan maaf Medina.
- Dessy Novitasari
- Kamis, 31 Maret 2022 - 12:12 WIB
WowKeren - Medina Zein sempat mengungkapkan keinginan untuk melakukan mediasi bersama Marissya Icha. Didampingi oleh pengacaranya, Medina Zein mengucapkan permintaan maaf untuk pihak-pihak yang sedang bermasalah hukum dengannya.
Namun ternyata, Marissya Icha menolak tegas permintaan maaf dan mediasi dari Medina Zein. Bukan tanpa sebab, Marissya mengatakan bahwa upaya damai terkait kasus dugaan pencemaran nama baik sejatinya sudah dibuka beberapa waktu lalu. Akan tetapi, Medina Zein tak memanfaatkan kesempatan itu.
Kala itu, mediasi antara Marissya dan Medina Zein sudah tiga kali dilakukan. Namun, mediasi antara mereka tidak berjalan dengan baik.
"Permintaan maaf sudah. Ketemuan juga sudah, mediasi sudah berkali-kali," ungkap Marissya Icha dalam kanal YouTube Star Story, Rabu (30/3). "Menurut aku sudah terlambat aja."
"Ternyata enggak ada jalan keluarnya, ya sudah kayaknya harus memang diproses aja, sudah mau P21," kata Marissya Icha.
Dalam mediasi sebelumnya, Marissya Icha mengaku sudah membuka mediasi dan memberikan kesempatan kepada Medina Zein untuk memenuhi beberapa hal. "Tapi dia enggak bisa penuhi yang ada di mediasi itu," kata Marissya Icha.
Marissya Icha pun merasa begitu kecewa lantaran Medina Zein justru membuat kasus baru dengannya. Medina Zein menuding Marissya Icha memukuli dirinya saat mediasi dan melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.
"Dia ngata-ngatain aku, malah bilang aku mukuli dia. Kayaknya enggak bisa maafin," tutur Marissya Icha. "Kita sudah mediasi, sudah baik-baik. Kemudian dia melaporkan aku, bilang aku mukulin."
Lebih lanjut, Marissya Icha menegaskan bahwa mediasi itu tidak berhubungan dengan nominal uang. "Yang pasti sedikitpun tidak unsur aku meng-uangkan Medina. Demi Allah enggak ada sama sekali," ucap Marissya Icha.
"Sudah terlambat. Kenapa sekarang sudah tersangka minta maaf, penyesalan memang datang terlambat. Kita ke pengadilan aja," tutup Marissya Icha.
(wk/dess)