AS menyoroti invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina, bahkan pihaknya juga telah menjatuhkan sanksi kepada Putin. Hal serupa juga bisa saja dilakukan kepada Tiongkok.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Sabtu, 09 April 2022 - 19:04 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, hubungan antara Tiongkok dengan Taiwan hingga saat ini belum juga membaik. Tiongkok yang ingin mengakui wilayah Taiwan sebagai bagian dari negaranya, memicu konflik di antara kedua negara tersebut.
Sebagaimana yang diketahui, Taiwan mengklaim memiliki pemerintahan sendiri. Selama ini, Taiwan diketahui "dibantu" oleh Amerika Serikat (AS) dalam melawan Tiongkok yang ingin mengakui wilayahnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen mengatakan bahwa pihaknya tidak melihat perlunya menjatuhkan sanksi terhadap Tiongkok karena hubungan perdagangannya dengan Rusia saat ini. Meski demikian, menurut PBS, ia menegaskan bahwa AS akan siap untuk memberikan sanksi, apabila Tiongkok "bergerak agresif" melawan Taiwan.
Yellen sendiri diketahui memberikan kesaksian kepada House Financial Services Committe pada 7 April 2022 lalu, sebagai bagian dari kesaksian tahunannya tentang keadaan sistem keuangan internasional.
Mantan Ketua Federal Reserve itu memberi tahu bahwa COVID-19 telah meninggalkan bekas di banyak negara yang menghadapi beban utang uang lebih tinggi dan pilihan kebijakan yang terbatas.
Selain itu, Yellen juga turut mengomentari invasi Rusia terhadap Ukraina, dan khususnya laporan pembunuhan sipil massal oleh pasukan Rusia di pinggiran kota Bucha di Kyiv.
Yellen mengatakan bahwa invasi termasuk dalam "kekejaman" yang dilaporkan dilakukan terhadap warga Ukraina di Bucha, merupakan "penghinaan yang tidak dapat diterima" terhadap tatanan global berbasis aturan dan memiliki "dampak ekonomi yang sangat besar."
Di sisi lain, perwakilan AS juga memberikan pertanyaan kepada Yellen mengenai Tiongkok yang memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk menguasai pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu.
Kemudian, Anggota Kongres Patrick McHenry dari Partai Republik dari North Carolina, bertanya kepada Yellen apakah Departemen Keuangan akan bersedia menggunakan sanksi terhadap Tiongkok seperti yang dilakukan kepada Rusia atas invasi kepada Ukraina.
Atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, Yellen mengatakan dengan tegas bahwa AS siap menjatuhkan sanksi apabila Beijing bergerak agresif ke Taipei. "Saya yakin kami telah menunjukkan bahwa kami bisa dalam kasus Rusia," jelas Yellen dalam keterangannya, dikutip Sabtu (9/4).
"Saya pikir Anda tidak boleh meragukan kemampuan kami untuk memutuskan hal yang sama dalam situasi lain," tegas Yellen.
(wk/tiar)