Thailand Kekurangan Tenaga Kerja, Siap Datangkan 150.000 TKA dari Negara Tetangga
pixabay.com/PTLlab
Dunia

Cara lain yang ditempuh pemerintah untuk mengatasi masalah itu adalah dengan mengizinkan pekerja migran yang saat ini berada di Thailand untuk tinggal dan bekerja secara legal.

WowKeren - Thailand tengah mengalami kekurangan tenaga kerja di dalam negeri. Oleh sebab itu, negara ingin mendatangkan lebih banyak pekerja asing, terutama dari negara-negara tetangga.

Upaya ini akan dilakukan dengan meminta bantuan agen perekrutan. Pasalnya, jumlah yang akan direkrut tidak main-main yakni mencapai 150.000 orang. Ratusan ribu pekerja asing tersebut akan digunakan untuk mengatasi persentase rendah orang yang bersedia melakukan pekerjaan tenaga kerja manual.

Kendati demikian, rencana ini tampaknya tidak didukung oleh masyarakatnya sendiri. Sebab, masyarakat umum khawatir jika terjadi kekacauan dan penyebaran COVID-19 dari para pekerja migran. Alhasil, hal ini pun memicu perdebatan mengenai prosedur keimigrasian.

Pada dasarnya, Kementerian Tenaga Kerja berusaha mengatasi kekurangan tenaga kerja dengan dua cara. Yang pertama adalah menggunakan prosedur nota kesepahaman tenaga kerja, atau MoU, untuk membawa orang-orang dari tiga negara tetangga untuk bekerja di perusahaan Thailand, menurut direktur jenderal Departemen Ketenagakerjaan, Pairoj Chotikasathien.


Pengusaha Thailand telah menggunakan platform MoU untuk melamar hampir 168,00 pekerja. Jumlah itu berasal dari beberapa negara tetangga yakni sekitar 117.000 orang dari Myanmar, 39.000 orang dari Kamboja dan 12.000 orang dari Laos.

Sejauh ini, 144.709 pelamar telah disetujui, dengan aplikasi diajukan ke negara asal mereka. Sekitar 6.000 pekerja dari Kamboja dan Laos bahkan sudah masuk ke Thailand.

Sedangkan cara yang kedua adalah dengan mengizinkan pekerja migran yang saat ini berada di Thailand untuk tinggal dan bekerja secara legal. Pattaya Mail melaporkan jika saat ini ada lebih dari 2 juta pekerja yang telah tiba di Thailand dapat melamar pekerjaan dan tinggal di negara itu alih-alih kembali ke negara asal mereka.

Sebelumnya, Thailand dilaporkan memang tengah mengalami masalah kekurangan tenaga kerja. Hal itu disebabkan oleh sejumlah faktor termasuk pandemi COVID-19 dan juga tingkat kelahiran yang menurun di negara itu. Banyak warga Thailand yang dalam dua tahun terakhir meninggalkan pekerjaan mereka dan menjadi pengangguran.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait