Peneliti di Jepang Temukan Bahwa Janin Punya Cara Sendiri untuk Bantu Perlancar Proses Persalinan
Pixabay/PublicDomainPictures
Dunia

Peneliti di Jepang menemukan ada mekanisme yang memperlambat perkembangan bahu pada janin sebelum mereka dilahirkan. Peneliti percaya bahwa hal itu adalah cara bayi untuk mempermudah kelahiran mereka.

WowKeren - Alam secara ajaib dan natural melakukan berbagai penyesuaian untuk bertahan serta beradaptasi dengan lingkungannya. Termasuk bagaimana seorang bayi bisa melewati jalan lahirnya untuk melihat dunia. Rupanya, bayi yang belum dilahirkan pun telah melakukan sejumlah penyesuaian agar proses persalinan mereka berjalan lebih mudah.

Melansir Asahi Shimbun, sebuah tim peneliti di Universitas Kyoto dan institusi lain menemukan ada mekanisme yang memperlambat pertumbuhan bahu pada janin. Di mana mekanisma itu bisa menurunkan risiko persalinan yang sulit.

Bahu yang lebar dibutuhkan manusia untuk berjalan dengan dua kaki, misalnya, atau melempar sesuatu yang jauh untuk berburu, menurut tim. Akan tetapi, jika bahu janin terlalu lebar, bahu janin dapat tersangkut selama persalinan karena panggul ibu relatif kecil, dan jalan lahirnya sempit.

Temuan ini dipublikasikan pada Selasa (12/4) di Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, jurnal resmi National Academy of Sciences. Tim menggunakan CT scan untuk mendapatkan gambar dari 81 kerangka manusia. Mulai dari saat masih menjadi janin hingga dewasa.


Para peneliti menemukan bahwa pertumbuhan tulang selangka pada janin mengalami perlambatan sebelum kelahiran mereka. Para peneliti pun percaya bahwa hal itu adalah cara bayi membuat tubuh mereka lebih sempit. Sehingga mereka dapat bergerak dengan lancar melalui jalan lahir dan keluar dari perus sang ibu.

Selain itu, diketahui juga bahwa tulang selangka menentukan lebar bahu. Tim juga menemukan bahwa begitu bayi lahir, pertumbuhan tulang selangka menjadi lebih cepat. Para peneliti menemukan ini adalah mekanisme yang tidak dimiliki spesies lain seperti simpanse dan monyet salju.

Kepala janin juga dapat menyebabkan persalinan yang sulit. Bagaimanapun juga, telah ditemukan bahwa tengkorak tetap lunak sampai bayi lahir. Hal itu enurunkan risiko persalinan yang sulit.

Sampai temuan ini, bagaimanapun, tidak diketahui apakah perlambatan pertumbuhan bahu janin memiliki mekanisme yang sama dengan kepala janin untuk mengurangi risiko persalinan yang sulit.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait