Kapal bermuatan BBM itu hendak berlayar dari Mesir ke Malta. Namun belum sampai pada tujuannya, kapal tersebut mengalami sebuah peristiwa nahas yang tidak diduga-duga sebelumnya.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Sabtu, 16 April 2022 - 20:04 WIB
WowKeren - Belum lama ini, diketahui ada sebuah kapal yang membawa 750 ton Solar dari Mesir ke Malta. Akan tetapi, kapal yang membawa salah satu jenis bahan bakar minyak (BBM) itu mengalami peristiwa nahas yakni tenggelam di Teluk Gabes di lepas pantai tenggara Tunisia.
"Kapal itu tenggelam pagi ini di perairan teritorial Tunisia. Untuk saat ini, tidak ada kebocoran," ujar Juru Bicara Pengadilan setempat, Mohamed Karray dalam keterangannya, Sabtu (16/4). "Komite pencegahan bencana akan bertemu untuk memutuskan tindakan yang akan diambil."
Sebelumnya, pihak berwenang di Tunisia diketahui mengatakan bahwa kapal yang mengalami kesulitan berisiko bocor dan menciptakan "bencana lingkungan". Sementara itu, Kementerian Lingkungan sebelumnya menyatakan bahwa kapal dagang Xelo, meminta masuk ke perairan Tunisia pada Jumat (15/4) malam, karena cuaca buruk.
Kapal yang diketahui berbendera Guinea Khatulistiwa itu menuju dari pelabuhan Mesir Damietta ke Malta, mulai mengambil air sekitar 7 km (4 mil) lepas pantai di Teluk Gabes dan ruang mesin ditelan. Atas peristiwa tenggelamnya kapal tersebut, pihak berwenang Tunisia pun sebelumnya telah mengambil tindakan.
Kementerian terkait mengatakan bahwa pihak berwenang Tunisia sebelumnya telah mengevakuasi tujuh anggota awak dari kapal yang dinilai berisiko bocor itu. "Kementerian Petahanan, Dalam Negeri, Transportasi, dan bea cukai sedang bekerja untuk menghindari bencana lingkungan laut di wilayah tersebut dan membatasinya," papar Kementerian.
Di sisi lain, Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan situasi kapal itu "mengkhawatirkan" dan telah menerapkan "rencana intervensi nasional yang mendesak" untuk menghindari bencana.
Berdasarkan keterangan dari situs pemantauan kapal vesseltracker.com, kapal tanker itu memiliki panjang 58 meter (190 kaki) dan lebar sembilan meter. Menteri lingkungan, Leila Chikhaoui diketahui sedang melakukan perjalanan ke Gabes "untuk mengevaluasi situasi, dan mengambil keputusan pencegahan yang diperlukan dalam koordinasi dengan otoritas regional".
Di samping itu, pihak berwenang disebut telah mengaktifkan "rencana darurat nasional untuk pencegahan pencemaran laut dengan tujuan mengendalikan situasi dan menghindari penyebaran polutan".
(wk/tiar)