Akhir Pekan Paskah di AS Diwarnai 3 Penembakan Massal yang Telan Sejumlah Korban Jiwa
Dunia

Penembakan salah satunya terjadi dalam sebuah pesta di rumah sewaan jangka pendek di Pittsburgh pada Minggu pagi. Insiden tersebut menyebabkan dua remaja laki-laki tewas dan delapan orang terluka.

WowKeren - Minggu Paskah di Amerika Serikat (AS) diwarnai dengan tiga tragedi penembakan massal yang menelan korban jiwa. Pada Minggu (17/4) pagi, sebuah klub malam di daerah Hampton, Carolina Selatan, diserang oleh tembakan yang melukai sembilan orang.

Beberapa jam sebelumnya, penembakan terpisah juga terjadi di sebuah mal di ibu kota Carolina Selatan, Columbia. Penembakan di mal tersebut membuat sembilan orang terluka akibat tembakan tersebut. Selain itu, ada lima orang lain yang mengalami cedera ketika mencoba melarikan diri dari tempat kejadian di Columbiana Centre.

Para korban berusia antara 15 hingga 73 tahun. Untungnya, tidak ada korban yang mengalami cedera yang mengancam jiwa.

"Kami tidak percaya ini acak," kata Kepala Polisi Columbia WH Holbrook. "Kami yakin mereka saling mengenal dan ada sesuatu yang menyebabkan terjadinya tembakan."

Satu orang bernama Jewayne M Price ditangkap terkait penembakan massal di mal ini. Menurut pengacara Price, Todd Rutherford, kliennya memang menembakkan pistol di mal namun hanya untuk membela diri. Rutherford mengatakan Price menghadapi tuduhan membawa pistol secara tidak sah karena dia secara sah memiliki senjatanya tetapi tidak memiliki izin untuk membawa senjata.


Selain itu, penembakan juga terjadi dalam sebuah pesta di rumah sewaan jangka pendek di Pittsburgh pada Minggu pagi. Insiden tersebut menyebabkan dua remaja laki-laki tewas dan delapan orang terluka.

Menurut Kepala Polisi Pittsburgh, Scott Schubert, "sebagian besar" dari ratusan orang di pesta itu masih di bawah umur. Penyelidik yakin ada beberapa penembak dan polisi sedang memproses bukti di delapan TKP terpisah yang membentang beberapa blok di sekitar rumah sewaan.

Pihak kepolisian mengatakan peralatan yang mendeteksi tembakan mendorong petugas untuk pergi ke sebuah alamat di Suismon Street. Di sana, setidaknya 10 orang telah ditembak sekitar pukul 12.30 pada hari Minggu.

Responden pertama membawa beberapa korban ke rumah sakit, termasuk dua anak laki-laki berusia 17 tahun yang kemudian dinyatakan meninggal oleh dokter. Orang lain yang tertembak tetapi selamat membawa kendaraan mereka sendiri ke rumah sakit.

Setidaknya ada 50 tembakan yang ditembakkan di rumah tersebut oleh beberapa orang yang terlibat dalam semacam perkelahian. Sejumlah peserta pesta lainnya yang terluka tetapi tidak tertembak menderita cedera dan patah tulang saat melompat keluar dari jendela rumah untuk melarikan diri.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait