Viral Video Pria Singapura Nyanyikan Lagu Pujian di Pesawat, Tuai Kritik Online
Unsplash/Gerrie van der Walt
Dunia

Beredar video seorang pria Singapura yang menyanyikan lagu pujian kristen dalam pesawat. Video itu rupanya menuai beragam kritik secara online dari para netizen.

WowKeren - Video seorang pria menyanyikan lagu pujian saat penerbangan di pesawat viral di media sosial. Pria itu kemudian telah diidentifikasi sebagai orang Singapura.

Awalnya video itu diposting ke TikTok dan Instagram, kemudian diposting ulang ke Twitter pada 16 April oleh salah satu Jack Jensz Jr., di mana ia telah mengumpulkan lebih dari 5,6 juta tampilan. Dalam video tersebut, seorang pemuda terlihat memetik gitar dan menyanyikan lagu pujian Kristen.

Melansir Mothership.sg, sekelompok penumpang lain di latar belakang berdiri, bertepuk tangan dan bernyanyi bersama, dengan nomor yang merekam adegan itu dengan ponsel mereka. Tapi seorang pria botak di latar depan terlihat sangat tidak senang.

Video itu awalnya diposting dengan judul, "Menyembah Yesus 30.000 Kaki Di Udara", sebelum dihapus dari akun Jensz. Di Twitter, reaksi terhadap video tersebut sebagian besar negatif. Banyak pengguna mengkritik bentuk penginjilan ini.


Beberapa pengguna juga mengatakan hal itu tidak toleran, mengganggu, dan membuat penumpang merasa tidak nyaman. Sementara salah satu pengguna TikTok menunjukkan bahwa tindakan seperti itu dapat menimbulkan bahaya keselamatan karena banyak orang tidak duduk. Masalah ini juga memicu pertanyaan tentang hak istimewa.

Dalam kehebohan online yang dihasilkan atas video tersebut, pria penyanyi itu diidentifikasi sebagai warga Singapura, Jonathan Neo. Dia telah memposting video yang sama ke akun Instagram-nya, menyatakan bahwa dia dan grupnya telah bernyanyi dalam enam bahasa.

Menanggapi reaksi tersebut, Jensz, pengunggah asli video tersebut, memposting video TikTok lainnya pada Minggu (17/4) untuk memberikan penjelasannya tentang apa yang terjadi selama penerbangan. Jensz adalah pendiri organisasi Kristen Kingdom Realm Ministries.

Jensz mengklaim bahwa mereka telah meminta awak kabin EasyJet, sebuah maskapai penerbangan anggaran Inggris, apakah mereka bisa menyanyikan sebuah lagu. Para kru kemudian bertanya kepada pilot, yang tampaknya memberikan lampu hijau, dan memberi tahu penumpang pesawat melalui interkom bahwa mereka ingin menyanyikan sebuah lagu.

"Semua orang bertepuk tangan, saat kami berdiri, dan menyanyikan lagu indah 'Betapa hebatnya Tuhan kami'. Saat kami bernyanyi, orang-orang tersenyum, orang-orang mengeluarkan ponsel mereka, orang-orang tersentuh, dan bahkan ada beberapa orang yang menangis, yang tersentuh oleh apa yang dinyanyikan orang. Setelah itu, semua orang bertepuk tangan, dan itu adalah momen yang sangat menyenangkan," pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait