Jepang Kembangkan Sumpit yang Bisa Tingkatkan Rasa Asin saat Makan, Cegah Darah Tinggi Hingga Stroke
Unsplash/Mae Mu
Dunia

Jepang kembali mengembangkan penelitian unik. Kali ini, peneliti di Jepang mengembangkan sumpit elektrik untuk meningkatkan rasa asin untuk bantu cegah sejumlah penyakit.

WowKeren - Jepang merupakan salah satu negara maju di Asia yang dikenal kerap membuat terobosan ilmiah tak terduga. Mulai dari hal sederhana untuk kehidupan sehari-hari hingga teknologi canggih. Sumpit listrik tampaknya jadi salah satu penemuan terbaru para peneliti Jepang.

Peneliti Jepang telah mengembangkan sumpit terkomputerisasi yang meningkatkan rasa asin. Sumpit tersebut berpotensi untuk membantu mereka yang perlu mengurangi natrium dalam makanan mereka.

Dikembangkan bersama oleh profesor Universitas Meiji Homei Miyashita dan pembuat minuman Kirin Holdings, sumpit elektrik itu meningkatkan rasa menggunakan stimulasi listrik dan komputer mini yang dikenakan di gelang. Perangkat ini menggunakan arus listrik yang lemah untuk mengirimkan ion natrium dari makanan melalui sumpit ke mulut di mana mereka menciptakan rasa asin, kata Prof Miyashita.

"Akibatnya, rasa asinnya meningkat 1,5 kali lipat," ujar profesor Homei Miyashita dari Universitas Meiji, melansir Todayonline.com.

Prof Miyashita dan labnya telah mengeksplorasi berbagai cara agar teknologi dapat berinteraksi dan merangsang pengalaman sensorik manusia. Dia juga mengembangkan layar TV yang dapat dijilat yang dapat meniru berbagai macam jenis rasa makanan.


Sumpit penambah rasa tersebut mungkin memiliki relevansi khusus di Jepang. Di mana memang makanan tradisional biasanya didominasi oleh rasa asin.

Bahkan, rata-rata orang dewasa Jepang diketahui mengonsumsi sekitar 10 gram garam per hari. Dua kali lipat dari jumlah yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia. Asupan natrium berlebih itu terkait dengan peningkatan insiden tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit lainnya.

"Untuk mencegah penyakit ini, kita perlu mengurangi jumlah garam yang kita konsumsi,” kata peneliti Kirin Ai Sato.

"Jika kita mencoba untuk menghindari mengambil lebih sedikit garam dengan cara konvensional, kita perlu menanggung rasa sakit karena memotong makanan favorit kita dari diet kita, atau bertahan makan makanan hambar," pungkasnya.

Sementara itu, Prof Miyashita dan Kirin saat ini sedang menyempurnakan prototipe sumpit elektrik mereka. Keduanya pun berharap dapat mengkomersialkan sumpit elektrik itu pada awal tahun depan.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait