Augmented Reality serta Virtual Reality atau AR dan VR kian diperhitungkan sebagai inovasi baru di berbagai sektor. Namun, kenali lebih dulu risiko penggunaan AR dan VR di tengah masyarakat modern.
- Apr 20, 2022
WowKeren - AR dan VR disebut dapat mengancam privasi, keamanan serta kebocoran data penggunanya. Pasalnya, teknologi ini akan meminta akses pribadi atau informasi lokasi para konsumennya.
Dengan demikian, informasi pribadi pengguna berisiko disalahgunakan. Hal itu dibenarkan oleh spesialis VR dan AR untuk perangkat keras sekaligus anggota Parlemen Eropa, Fabien Benetou.
"AR dan VR memicu kekhawatiran tentang privasi, keamanan, dan perlindungan data. Teknologi ini dapat mengumpulkan dan menyusun data terperinci dari riwayat lokasi konsumen," kata Fabien Benetou.
(wk/Sisi)