Cerita cinta mengharukan datang dari seorang wanita asal China. Usai mengalami berbagai rintangan hidup, wanita itu menemukan cinta lagi yang merupakan putra sahabatnya sendiri.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 20 April 2022 - 22:11 WIB
WowKeren - Cinta terkadang tak memandang status maupun usia seseorang. Dalam kisah yang penuh liku-liku, seorang wanita di China sepertinya berakhir menemukan kebahagiaan setelah kehilangan anaknya, mengalami perceraian, dan lumpuh dari pinggang ke bawah.
Menurut SCMP, sekarang Yin Houping telah menemukan cinta sejatinya. Wanita berusia 34 tahun harus berterima kasih pada sang sahabat yang sekarang menjadi ibu mertuanya.
Sebelumnya, serangkaian peristiwa malang yang dialami Yin dimulai 10 tahun yang lalu, setelah dia menikah dan memiliki anak. Sebuah posting di media online yang berbasis di China Sohu menulis bahwa penduduk provinsi Hubei telah kehilangan putranya yang berusia tiga tahun secara tiba-tiba dalam kecelakaan tenggelam. Yin memberi tahu SCMP bahwa dia dan suaminya kemudian memiliki anak kedua, seorang perempuan, pada tahun 2015.
Sayangnya, kecelakaan yang melibatkan cabang pohon tumbang pada tahun 2016 membuatnya lumpuh dari pinggang ke bawah. Saat memulihkan diri, Yin tinggal bersama ibunya jauh dari suami dan putrinya. Selama waktu inilah suaminya meminta cerai pada Yin, dalam apa yang pasti merupakan klimaks yang menghancurkan dari tahun-tahun kesengsaraan.
Saat itulah sahabat Yin, seorang wanita berusia 51 tahun bernama Huang Junping, memperkenalkannya kepada sang putra. Huang dan Yin, pertama kali bertemu saat Yin masih berduka atas kematian anak pertamanya. Huang juga membantu merawat anak kedua Yin ketika dia lahir.
Setelah perceraian Yin, Huang menyarankan agar teman dan putranya, Zhao Yingfeng, sekarang berusia 30 tahun, harus berkencan. Huang percaya bahwa keduanya akan cocok karena kepribadian Yin yang ramah dan introversi putranya.
Pada awalnya, Yin mengira Zhao akan takut dengan kondisinya. Tapi tampaknya kekhawatiran Yin tersebut tak terbukti.
"Saya mengompol, saya bisa menodai seprai dan celana saya kapan saja, dan saya mungkin tidak dapat memiliki anak di masa depan. Apakah Anda setuju dengan itu?" dia bertanya padanya. "Kalau sprei dan celananya kotor, aku akan mengganti dan mencucinya untukmu. Kita juga tidak harus punya anak, kita hanya hidup bahagia bersama." jawab Zhou.
Pasangan itu kemudian menikah pada Oktober 2021. Kini keduanya juga tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka dalam dua bulan.
"Dia pernah berkata padaku, 'Jika hanya ada kita berdua dalam hidup ini, aku bersedia menjagamu sampai kita berdua tua, dan aku beberapa tahun lebih muda darimu, jadi aku masih bisa menggendongmu saat itu'," pungkas Yin.
(wk/amel)