Sang paman yang mendengar teriakan bocah itu segera lari keluar. Saat dia datang, gadis itu sudah berada di bawah mobil. Gadis malang tersebut tidak sadarkan diri.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 25 April 2022 - 10:12 WIB
WowKeren - Seorang gadis berusia sembilan tahun tewas di Malaysia setelah ditabrak mobil keluarga. Insiden itu terjadi di Kampung Keledang Luar pada Sabtu (23/4). Hal itu berawal dari ketidaksengajaan yang dilakukan anak tersebut saat bermain-main di mobil pamannya.
Kapolsek Baling Supt Shamsudin Mamat mengatakan gadis itu dikatakan sedang bermain di luar rumah dengan saudara laki-lakinya yang berusia tujuh tahun dan telah memasuki mobil yang diparkir di depan rumah. "Menurut saksi, gadis itu terlihat bermain di kursi pengemudi dan diyakini telah menurunkan rem tangan, menyebabkan mobil mundur," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Hal itu membuat gadis tersebut panik dan keluar. "Gadis yang panik keluar dari mobil dan berlari ke belakang dan mencoba menghentikannya agar tidak bergerak tetapi tidak bisa dan terjebak," katanya melanjutkan.
Malapetaka yang terjadi sekitar pukul 2 siang waktu setempat itu, menjadi perhatian pamannya yang berusia 29 tahun yang saat itu bersiap-siap keluar rumah untuk bekerja sebagai sopir ambulans di sebuah perusahaan swasta. Shamsudin menuturkan bahwa sang paman yang mendengar teriakan bocah itu segera lari keluar.
Saat dia datang, gadis itu sudah berada di bawah mobil. Gadis malang tersebut tidak sadarkan diri.
"Pamannya yang mendengar teriakan keponakannya bergegas keluar," kata Shamsudin menjelaskan. "Dan menemukannya di bawah mobil sebelum mendorongnya ke depan dan mengambil gadis itu tetapi dia tidak sadarkan diri."
Paman gadis itu kemudian membawanya ke Rumah Sakit Sultan Abdul Halim, Sungai Petani. Namun sayang, nyawanya tak tertolong ketika mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit.
Shamsudin mengatakan gadis itu tinggal bersama keluarganya. Namun saat kejadian, ayah dan neneknya tidak ada di rumah. Dia serta saudara-saudaranya yang lain, yang berusia tujuh hingga 15 tahun, sedang diurus oleh paman mereka.
Dia diyakini menderita pendarahan internal dan tengkorak retak. "Saya menghimbau kepada masyarakat khususnya para pengasuh untuk selalu peduli dan menjaga keselamatan anak dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," imbau Shamsudin.
(wk/zodi)