Pertukaran pesawat, yang disebut oleh Red Bull sebagai yang pertama di dunia, diharapkan untuk menampilkan pilot yang melompat ke pesawat lain dan masuk ke kokpit.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 26 April 2022 - 09:17 WIB
WowKeren - Tak sedikit orang nekat melakukan aksi ekstrem untuk menguji adrenalin mereka. Seperti dua pilot di Arizona yang mencoba bertukar pesawat di atas ketinggian.
Namun tampaknya, aksi itu tak berjalan lancar. Otoritas federal mengatakan mereka sedang menyelidiki aksi aerobatik ekstrem di Arizona selama akhir pekan. Administrasi Penerbangan Federal sedang menyelidiki manuver, yang terjadi di gurun Arizona dan disponsori oleh Red Bull.
Aksi itu terjadi di barat Eloy, Arizona, yang terletak sekitar 50 mil tenggara Phoenix. "FAA akan menyelidiki upaya Red Bull Plane Swap pada Minggu malam di Arizona," kata FAA menurut NBC News.
Pertukaran pesawat, yang disebut oleh Red Bull sebagai yang pertama di dunia, diharapkan untuk menampilkan pilot yang muncul dari Cessna bermesin tunggal mereka dan melompat ke pesawat lain dan masuk ke kokpit. Aksi ekstrem ini direncanakan dilakukan pada ketinggian 14.000 kaki.
Salah satu pilot, Luke Aikins berhasil melakukan pertukaran. Namun sayangnya hal serupa tak terjadi pada pilot lainnya. Pilot Andy Farrington bagaimanapun terpaksa terjun payung ke tanah dengan aman. Kedua pilot itu adalah skydiver dan merupakan sepupu.
Dua pesawat Cessna 182 yang dikemudikan pasangan itu menukik sebelum mereka melompat keluar. Mereka berada sekitar 12.000 kaki (3600m) di udara ketika mereka melakukan lompatan itu, ketika Aikins berusaha untuk berlayar menyeberang ke kokpit Farrington dan sebaliknya.
Aikins berhasil terjun payung ke pesawat lain, memperbaiki jalurnya dan mendaratkannya dengan selamat di landasan. Tetapi Farrington tidak dapat melakukan hal yang sama dan pesawat yang seharusnya dia kendalikan terus menukik ke tanah.
"Kami membuktikan bahwa itu mungkin. Maksud saya, kami mendorong batas di sini," kata Aikins. "Hebatnya saya melompat dari satu pesawat, saya masuk yang lain, kami mendarat, saya mendarat dengan selamat, Andy mendarat dengan aman di bawah parasut, pesawat mendarat di bawah parasut."
Sebelumnya, FAA telah mengatakan bahwa pihaknya menolak permintaan penyelenggara pekan lalu untuk pengecualian melakukan aksi tersebut. Sebab menurut FAA, itu bukan kepentingan publik untuk mengizinkan acara tersebut.
(wk/zodi)