Wanda Hamidah Bakal Kooperatif Usai Dipolisikan Eks Suami, Fix Gandeng KPAI hingga Komnas Anak?
WowKeren/Fernando
Selebriti

Wanda Hamidah siap menerima konsekuensi setelah dilaporkan oleh mantan suaminya, Daniel Patrick. Sebelumnya Wanda mengaku frustasi karena tak bisa bertemu sang anak yang ada di rumah mantan suaminya.

WowKeren - Wanda Hamidah dilaporkan ke polisi oleh sang mantan suami, Daniel Patrick Schuldt karena memasuki pekarangan rumah tanpa izin, hingga melakukan pengrusakan. Hal tersebut dilakukan Wanda karena frustasi tak bertemu dengan anaknya, Makalai yang ada di rumah Daniel.

Dipolisikan oleh mantan suami, Wanda mengatakan akan bersikap kooperatif. Terlebih sebelumnya Wanda sudah menjelaskan maksud dan tujuannya melakukan itu karena tak bisa bertemu dengan anak.

"Respon kami biasa seperti warga negara yang baik, kami akan mengikuti proses hukumnya dan akan koperatif menjalani tahapannya," kata Tegar Putuhena SH selaku kuasa hukum Wanda Hamidah saat ditemui WowKeren di bilangan Tebet, Jakarta pada Kamis (19/5).

"Dan seperti yang diketahui klien saya Wanda sudah menyampaikan pernyataan di media sosial-nya jadi temen-temen bisa dikutip, kita kronologis-nya seperti itu memang ada background story dari peristiwa yang dimana benar dia melakukan sesuatu yang apa yang didorong emosional dan frustasi karena tidak bisa bertemu dengan anaknya," sambung Tegar.

Wanda merasa kecewa karena hak asuh Malakai dirampas begitu saja oleh sang mantan suami. Disebutkan bahwa Wanda sebenarnya ada kemungkinan kehilangan anaknya karena berada di asuhan Daniel.


"Dan saya pikir ibu dimana pun mungkin akan mengalami frustasi jika tidak bisa bertemu dengan anaknya karena banyak cerita dan kejadian hak asuh ada di ibunya tapi dirampas begitu saja sehingga tidak bisa berbuat apa-apa," lanjut Tegar. "Mungkin hal itu yang kemudian memenuhi pkiran klien saya sehingga melakukan tindakan-tindakan yang kita ketahui. Mungkin ada rasa takut kehilangan putranya."

Ditegaskan lagi bahwa Wanda memegang hak asuh Malakai setelah perceraian dengan Daniel pada 2019 lalu. Namun seiring dengan berjalannya waktu serta kesepakatan dengan Wanda, Daniel bisa mengasuh Malakai di akhir pekan.

"Kemudian saya ingin bicara dimana Wanda Hamidah diputuskan pihak pengadilan itu memegang hak asuh anaknya," jelas Tegar. "Namun ada diskusi pada awal mereka berpisah mereka ada kesepakatan kalau Senin-Jumat, anak Wanda Hamidah ada di ibunya, Sabtu dan Minggu bersama bapakya. Itu terjadi sampai minggu kemarin ada hal-hal yang tidak sesuai biasanya."

Sebelumnya Wanda sempat me-mention akun Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas Anak terkait permasalahan dengan Daniel. Wanda juga menyebut Daniel tak mengizinkan Malakai untuk pergi ke sekolah. Terkat hal itu, pihak kuasa hukum belum punya rencana akan mengadukan kasus ini ke KPAI atau Komnas Anak.

"Ya itu mungkin saja sampai hari ini tapi kita belum ada ke arah situ. Tapi saya yakin Daniel sebagai orang dewasa pasti ikut memikirkan yang terbaik untuk anak saya yakin," ujar Tegar.

Pihak Wanda masih berharap Malakai akan segera dipulangkan ke rumah oleh Daniel. Wanda tak mau anaknya tertinggal pelajaran karena harusnya bersekolah.

"Belum tahu, kan bisa jadi malam ini anaknya dikembalikan, atau mungkin besok anaknya sudah diantarkan ke sekolah kan tidak tahu juga," ungkap Tegar. "Cuma kami berharap dalam minggu ini anak itu bisa dikembalikan ke ibunya, sekolahnya bisa diikuti dan kalau soal proses hukumnya nanti kami bicarakan lagi, yang paling penting anak ini bisa kembali."

(wk/tria)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait