Harga BBM Terus Meroket, Thailand Minta Warga Hanya Pakai Kendaraan untuk Perjalanan Penting
pixabay.com/Ilustrasi/IADE-Michoko
Dunia

PM Prayut menyarankan orang hanya menggunakan kendaraan pribadi mereka untuk melakukan perjalanan penting, mengingat harga bensin yang naik hampir setiap hari.

WowKeren - Krisis bahan bakar tengah terjadi di sejumlah bagian dunia. Lonjakan harga bahan bakar global turut berdampak ke Asia Tenggara, salah satunya Thailand.

Oleh sebab itu, pemerintah Thailand menyarankan agar warga yang memilih untuk bepergian dengan menggunakan kendaraan pribadi, adalah yang benar-benar memiliki keperluan penting, sebagaimana disampaikan oleh Perdana Menteri Prayut Chan o-cha.

Juru bicara, Thanakorn Wangbunkhongchana, mengatakan bahwa Prayut ingin menjaga harga serendah mungkin untuk membantu orang menghindari kesulitan ekonomi. Dia mengatakan Prayut menyarankan orang hanya menggunakan kendaraan pribadi mereka untuk melakukan perjalanan penting, mengingat harga bensin yang naik hampir setiap hari.

Thanakorn mengatakan Prayut mengikuti situasi harga bahan bakar sekarang karena tahun ajaran telah dimulai, dan orang-orang mendorong lebih banyak untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Saat ini, gasohol berharga 43,5 baht (Rp18.500) per liter, benzene 95 berharga 50,9 baht (Rp21.600) per liter serta solar sekitar 32 baht (Rp13.600) per liter.


Kenaikan harga yang terus-menerus ini membuat para pekerja kesulitan. Beberapa pengemudi pengiriman mengatakan bahwa upaya subsidi negara tidak banyak membantu mereka, terlebih bagi seorang pengemudi ojek.

Seorang pengemudi ojek mengatakan kepada Thai PBS World bahwa meskipun pemerintah menawarkan diskon 250 baht per bulan untuk bensin atau gasohol, itu tidak sepadan ketika dia harus melakukan perjalanan jauh untuk itu. Terlebih, pengemudi itu menambahkan bahwa tidak banyak SPBU yang bergabung dengan skema tersebut.

Tak hanya menyulitkan para pekerja yang bergerak di bidang transportasi, namun kenaikan harga bahan bakar secara global juga turut menjadi tantangan bagi pemulihan industri pariwisata Thailand. Harga penerbangan, ke dalam dan sekitar Thailand, juga terus meningkat.

Di satu sisi, pemerintah sekarang mendorong penduduk setempat untuk melakukan perjalanan lebih banyak untuk membantu industri pariwisata yang sedang sakit. Namun di lain sisi, menyarankan mereka membatasi perjalanan mereka untuk perjalanan penting.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait