Ketika terakhir kali diadakan pada tahun 2019, festival ini telah menarik rekor 2,4 juta pengunjung. Festival ini juga menyuntikkan AUD 172 juta atau setara 1,7 triliun ke dalam ekonomi New South Wales di tahun 2019.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 27 Mei 2022 - 19:43 WIB
WowKeren - Festival instalasi cahaya Vivid Sydney akhirnya kembali digelar tahun ini usai dua tahun ditiadakan karena pandemi COVID-19. Vivid Sydney digelar mulai Jumat (27/5) hari ini hingga 18 Juni 2022 mendatang, dengan rangkaian lebih dari 200 acara dan karya seni.
Pada Jumat hari ini, layar Sydney Opera House tampak telah diterangi tampilan budaya First Nations Australia yang semarak. Karya seni animasi kolaborasi antara seniman Pribumi Australia dan pakar teknologi kreatif diproyeksikan ke gedung yang terdaftar sebagai warisan dunia tersebut.
Sementara itu, bola besar bercahaya tersebar di sepanjang Teluk Walsh membuat air tampak seperti bak mandi busa yang berkilauan. 150 gelembung transparan dinyalakan dari dalam dan berubah warna saat soundtrack berkumandang di sampingnya. Instalasi bernama Ephemeral Oceanic ini merupakan salah satu dari 50 instalasi yang menjadi bagian dari "Light Walk" sepanjang 8 kilometeryang membentang dari Circular Quay ke Central Station.
"Itu cukup ajaib," ungkap salah satu pengunjung bernama Sarah Borg. "Saya pikir itu akan menjadi sorotan tahun ini. Kami pasti berencana untuk membawa keluarga kembali untuk melihat formasi lengkap."
Tak hanya itu, pertunjukan cahaya dari 600 drone di atas Circular Quay juga akan menjadi salah satu highlight di Vivid Sydney tahun ini. Acara yang berlangsung selama 23 malam ini meliputi pertunjukan musik, ceramah umum, pengalaman bersantap, dan lokakarya kreativitas.
"Vivid Sydney memberi warga Sydney dan pengunjung kesempatan untuk menikmati dan merayakan kota melalui simfoni sensorik proyeksi cahaya 3D, pertunjukan musik langsung yang menggembirakan, dan diskusi dari para pemikir paling cerdas di dunia," ungkap Menteri Perusahaan dan Pariwisata negara bagian New South Wales, Stuart Ayres.
Ketika terakhir kali diadakan pada tahun 2019, festival ini telah menarik rekor 2,4 juta pengunjung. Festival ini juga menyuntikkan AUD 172 juta atau setara 1,7 triliun ke dalam ekonomi New South Wales di tahun 2019.
Sebagai informasi, perbatasan Australia kini telah terbuka untuk semua pelancong yang sudah divaksinasi dosis penuh. Sebagian besar kontrol perbatasan pandemi juga sudah dilonggarkan mulai bulan Februari lalu.
(wk/Bert)