Tekan 'Pemujaan' Berlebih, Tiongkok Bikin Aturan Baru untuk Agensi Artis dan Influencer
Dunia

Selain itu, aturan itu juga dibuat karena agensi juga dianggap memicu perkelahian antar klub penggemar, yang sering kali melibatkan anak-anak di bawah umur.

WowKeren - Tiongkok akan menerapkan aturan baru pada agensi yang mengelola selebriti dan para influencer. Aturan yang akan berlaku mulai 30 Juni tersebut akan mengatur bagaimana agensi mengelola artis mereka untuk beroperasi.

Adapun pengumuman ini disampaikan pada Senin (30/5) oleh pengawas penyiaran negara. Pihak regulator menyalahkan agensi-agensi ini, yang dikenal sebagai perusahaan multi-channel network (MCN) karena dianggap memicu perilaku pemujaan selebriti yang yang berlebihan.

Selain itu, agensi juga dianggap memicu perkelahian antar klub penggemar, yang sering kali melibatkan anak di bawah umur. Sebelumnya, Tiongkok telah memerintahkan platform internet untuk meningkatkan tata kelola tentang bagaimana anak di bawah 18 tahun menggunakan layanan streaming langsung mereka, awal bulan ini.

Langkah itu diambil sebagai bagian dari tindakan keras regulasi yang sedang berlangsung terhadap sektor yang sedang booming. Administrasi Radio dan Televisi Nasional mengatakan di situs webnya bahwa perusahaan MCN perlu mendapatkan lisensi untuk beroperasi.


Selain itu, perusahaan semacam itu juga perlu mengikuti aturan tentang konten dan jenis klien yang dapat mereka kelola. Mereka juga akan dimintai pertanggungjawaban atas bagaimana kelompok penggemar selebriti di bawah sayap mereka dikelola.

Sebagaimana diketahui, industri MCN telah berkembang pesat di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu berkat semakin populernya media seperti streaming langsung.

Bahkan jumlahnya cukup mencengangkan. Pada tahun 2020, konsultan penelitian iiMedia Research mengatakan ada lebih dari 28.000 agensi MCN di Tiongkok.

Sementara itu pada bulan Maret, Tiongkok mengumumkan akan memperluas pengawasan industri MCN dengan mengatur produksi konten dan layanan promosi yang mereka berikan kepada influencer yang dikontrak. Pengumuman itu datang sebagai bagian dari kampanye "Clean Cyberspace" yang sedang berlangsung, rencana aksi investigasi dan operasional tahunan untuk kegiatan dunia maya negara itu.

Tahun ini, kampanye tersebut mencakup 10 misi yang berfokus pada sejumlah hal, termasuk menindak desas-desus internet, memperbaiki agensi MCN yang menyebarkan informasi yang salah.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait