Tim Penyelidikan Keamanan Dalam Negeri AS berhasil menemukan 70 anak yang hilang dalam operasi Lost Souls. Anak-anak yang hilang tersebut mayoritas ditemukan di wilayah Texas Barat.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 01 Juni 2022 - 11:41 WIB
WowKeren - Keamanan anak-anak di Amerika Serikat tampaknya kini kian terancam. Bukan hanya oleh berbagai serangan massal oknum tak bertanggungjawab, tapi juga ancaman penculikan yang berujung perdagangan manusia atau human trafficking.
Puluhan anak sebelumnya dilaporkan hilang. Kini Penyelidikan Keamanan Dalam Negeri AS, yang disebut sebagai Operasi Lost Souls, telah menemukan 70 anak hilang di Texas barat.
Anak-anak yang ditemukan itu mulai dari usia 10 hingga 17 tahun. Mereka termasuk korban perdagangan seks dan ditemukan selama tiga minggu penyelidikan yang dimulai pada akhir April, menurut Investigasi Keamanan Dalam Negeri.
Sebagian besar anak-anak itu ditemukan dari Texas barat. Tetapi yang lain ditemukan di daerah Dallas-Fort Worth, serta Colorado dan Ciudad Juarez, Meksiko.
Sebuah konferensi pers untuk membahas Operasi Lost Souls telah diadakan pada Rabu (25/5) lalu. Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Hilang Nasional di Amerika Serikat. Banyak dari anak-anak yang ditemukan diketahui telah melarikan diri dari penculikan, menurut HSI, yang memberikan layanan dan konseling korban.
"Operasi Lost Souls menunjukkan komitmen Investigasi Keamanan Dalam Negeri (Homeland Security Investigations) untuk melindungi masyarakat dari kejahatan viktimisasi," ujar Wakil Agen Khusus Penanggung Jawab El Paso Taekuk Cho dalam sebuah pernyataan, melansir United Press International, pada Rabu (1/6).
"HSI berkomitmen untuk terus bekerja dengan mitra penegak hukum kami untuk menemukan, memulihkan, dan membantu penyembuhan anak-anak yang hilang, sambil memastikan bahwa pelaku bertanggung jawab atas kejahatan keji ini dan dibawa ke pengadilan," kata Cho.
Sementara itu diketahui bahwa tidak ada penangkapan yang diumumkan. Namun, pihak berwenang mengatakan HSI sedang menyelidiki informasi dan petunjuk tambahan.
Perdagangan manusia adalah kejahatan eksploitasi di mana tersangka mendapatkan keuntungan dengan mengorbankan korbannya dengan membuat mereka melakukan pekerjaan atau seks komersial. Departemen Luar Negeri AS memperkirakan ada sekitar 25 juta korban perdagangan manusia di seluruh dunia pada waktu tertentu.
(wk/amel)