Kim Yo Jong dalam pernyataannya dengan pedas mengatakan bahwa Korea Utara tidak akan mau menukar senjata nuklir mereka dengan bantuan ekonomi yang diajukan.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 19 Agustus 2022 - 10:06 WIB
WowKeren - Adik Presiden Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, pada Jumat (19/8) menegaskan jika negara itu tidak akan pernah mau berurusan dengan proposal Korea Selatan terkait upaya meningkatkan ekonomi, dengan imbalan menyerahkan senjata nuklir.
Komentar Kim Yo Jong menandai pertama kalinya seorang pejabat senior Korea Utara menanggapi langsung rencana berani yang pertama kali diusulkan oleh Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol pada bulan Mei. Yoon pada Rabu (17/8) mengatakan pada konferensi pers bahwa untuk menandai 100 hari pertamanya, dia bersedia memberikan bantuan ekonomi bertahap ke Korea Utara.
Namun dengan satu syarat, Korea Utara harus mau mengakhiri pengembangan senjata nuklir dan memulai denuklirisasi. Kim Yo Jong dalam pernyataannya dengan pedas mengatakan bahwa presiden Korea Selatan masih terlalu kekanak-kanakan. Korea Utara tidak akan mau menukar impian besar mereka dengan hal yang tak sepadan.
"Memikirkan bahwa rencana untuk barter 'kerja sama ekonomi' untuk kehormatan kita, nuklir, adalah mimpi besar, harapan dan rencana Yoon, kita menyadari bahwa dia benar-benar polos dan masih kekanak-kanakan," ujarnya lewat pernyataan KCNA. "Tidak ada yang menukar takdirnya dengan kue jagung."
Menurut para ahli, rencana ekonomi terbaru dari Korea Selatan yang sekarang mirip dengan proposal yang pernah diajukan oleh presiden sebelumnya. Seorang rekan senior di think tank Dewan Hubungan Luar Negeri, Scott Snyder, mengatakan dalam sebuah postingan blog pada Kamis bahwa inisiatif Yoon hanya menambah daftar panjang tawaran gagal yang diajukan ke Korea Selatan.
"Inisiatif Yoon menambah daftar panjang tawaran gagal yang melibatkan janji Korea Selatan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi Korea Utara," ujarnya. "Ini adalah asumsi yang sama yang berada di balik serangkaian upaya gagal untuk memulai pembicaraan denuklirisasi."
"Tingkat kerentanan ekonomi Korea Utara akan membuat para pemimpin semakin resisten terhadap proyek infrastruktur yang diusulkan Korea Selatan," tambahnya. Sementara itu, pada Rabu Korea Utara telah melakukan uji coba menembakkan dua rudal jelajahnya ke laut.
(wk/zodi)