Saat melakukan wawancara belum lama ini, Ji Chang Wook membahas berbagai hal menarik soal perannya di drama 'If You Wish Upon Me'. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Jumat, 19 Agustus 2022 - 16:50 WIB
WowKeren - Baru-baru ini Ji Chang Wook menjalani pemotretan dengan majalah 1st Look. Dalam wawancara yang menyertainya, dia membicarakan berbagai hal menarik soal perannya di drama "If You Wish Upon Me".
"If You Wish Upon Me" bercerita tentang orang-orang yang berusaha untuk mewujudkan keinginan terakhir pasien yang akan segera meninggal. Ji Chang Wook berperan sebagai Yoon Gyeo Re, seorang pria yang telah melalui banyak kesulitan karena hidup di panti asuhan, pusat penahanan remaja dan penjara.
Yoon Gyeo Re berjuang untuk memiliki hidup yang normal dan mulai menjadi sukarelawan di sebuah rumah sakit. Di sana, dia bekerjasama dengan ketua sukarelawan Kang Tae Sik (Sung Dong Il) dan perawat Seo Yeon Joo (Sooyoung) untuk memenuhi keinginan terakhir orang-orang yang akan segera meninggal.
Penggambaran tersebut rupanya membuat Ji Chang Wook sangat emosional. Dia bahkan sampai menangis saat pertama kali membaca naskah drama ini.
Ji Chang Wook menuturkan, "Aku banyak menangis ketika pertama kali membaca naskahnya. Yoon Gyeo Re adalah seseorang yang nyaris tidak bertahan hidup dan tidak memiliki keinginan untuk hidup."
"Sudah menjadi kebiasaan baginya untuk menyakiti dirinya sendiri dengan membuat tato di sekujur tubuhnya," ungkapnya. "Dia memiliki banyak luka dan pandangan pesimis tentang kehidupan."
Dia menambahkan, "Aku tertarik pada peran itu karena aku belum pernah memainkan karakter seperti dia sebelumnya, jadi aku ingin mencobanya. Kepribadiannya yang agak bengkok terasa nyata bagiku, dan aku bisa relate dengannya karena kami memiliki beberapa sifat yang sama."
Ji Chang Wook kemudian mengungkap aktivitasnya setelah syuting. Dia memaparkan, "Aku fokus pada pemulihan dengan makan, tidur nyenyak dan pergi ke gym. Berbeda dengan karakter yang kumainkan dalam karyaku, aku menjalani kehidupan biasa."
"Namun terkadang aku merasakan perasaan mendalam terhadap karakter setiap kali aku menemukan bahwa kami memiliki pengalaman yang sama. Setiap kali aku selesai dengan sebuah proyek, aku mencoba mengosongkan pikiranku dengan melakukan perjalanan atau olahraga," pungkasnya.
(wk/eval)