Childfree tengah ramai dipilih sebagai jalan hidup pasangan muda pasca menikah. Kenali apa itu pengertian childfree serta dampak baik buruknya untuk masa depan.
- Oct 20, 2022
WowKeren - Dampak yang paling banyak diperbincangkan adalah risiko kesepian yang akan dialami pasangan childfree di masa tua. Pasalnya, mereka yang telah berusia senja umumnya menggantungkan sisa hidup bersama anak-anak mereka. Hal itu disetujui oleh psikolog Dr. Christie Hartman, PhD, Psychology.
"Banyak banyak wanita dan pasangan memilih untuk tidak memiliki anak. Bagi banyak orang, childfree adalah sesuatu yang mereka pilih secara aktif. Namun, pilihan untuk tidak memiliki anak bukanlah pilihan yang mudah dan dapat disertai dengan perasaan kesepian bagi sebagian orang," menurut Dr. Christie.
Namun, pendapat negatif tentang childfree dibantah oleh Tanya Koropeckyj-Cox seorang profesor sosiologi dari Universitas Florida. Menurut penelitian para ahli dari ilmu sosiologi Universitas Florida, pandangan akan kesepian atau menyesal setelah memilih childfree tak sepenuhnya benar.
"Selama bertahun-tahun kami telah mendengar peringatan bahwa jika Anda tidak memiliki anak, Anda akan menyesalinya nanti. Tetapi kepercayaan tentang tidak memiliki anak yang mengarah ke usia tua yang kesepian sama sekali tidak didukung oleh penelitian kami," papar Tanya.
Sebaliknya, keputusan childfree diteliti mampu meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan seseorang. Beberapa keuntungan yang mungkin didapat dari keputusan childfree dijelaskan oleh beberapa ahli berikut.
(wk/Sisi)