Deddy Corbuzier menyebut sang ibunda pernah ingin menjadi seorang mualaf beberapa waktu lalu. Namun, keinginan sang ibu untuk menjadi mualaf tidak jadi dilakukan.
- Dessy Novitasari
- Jumat, 04 November 2022 - 12:42 WIB
WowKeren - Deddy Corbuzier menceritakan momen sang ibunda mengalami pendarahan di bagian kepala dan dilarikan ke rumah sakit. Deddy pun mengungkapkan ada sebuah cerita yang cukup unik tentang sang ibunda kala itu.
"Kemarin sakit kan kecelakaan nyokap gue, jatuh kepalanya pecah," ungkap Deddy Corbuzier dalam kanal YouTube-nya pada Kamis (3/11). "Kalau tetangganya gak nganterin makanan, nyokap gua almarhum saat itu. Beruntung akhirnya selamat."
Suami Sabrina Chairunnisa itu kemudian menyebut sang ibunda sempat mengutarakan keinginannya menjadi seorang mualaf. "Nah pada saat dia sadar untuk pertama kali, dia bilang dia mau Mualaf," ucap Deddy Corbuzier.
Meski begitu, Deddy Corbuzier menyebut sang ibunda mengurungkan niat menjadi mualaf. Deddy menilai keinginan sang ibunda dalam pengaruh obat-obatan. Sehingga, sesumbar ingin menjadi seorang mualaf.
"Tapi enggak jadi. Jadi gua berpikir (awalnya) dia dapet hidayah," pungkas Deddy Corbuzier. "Ternyata dia dapat obat penenang yang kuat. Gua yakin ini agak-agak nge-fly."
Deddy Corbuzier sempat menceritakan kronologi sang ibunda terjadi hingga membuat kepalanya mengalami pendarahan. Kronologi ini disampaikan Deddy saat berbincang-bincang dengan Desta dan Vincent Rompies.
"Jadi nyokap gue tuh masuk rumah sakit waktu gue janjian sama lu lah (Desta). Terus masuk rumah sakit. Jadi gini, nyokap gue tuh nggak mau dikasih pembantu, nggak mau dikasih suster dia masu tinggal sendiri di apartemen dia sendiri. Nggak mau ada orang akhirnya kita kasih CCTV," ucap Deddy Corbuzier.
"Ada tetangga kasih makanan pintunya digedor nggak dibuka, didorong-dorong nggak dibuka. Satpam naik, didobrak pintunya, darah semua. Terus sininya kepala pecah, delapan jahitan," lanjut Deddy Corbuzier.
(wk/dess)